Penjelasan Pihak Bukalapak soal Kabar PHK Ratusan Karyawan

Dikabarkan, perusahaan e-commerce yang menyandang status Unicorn yakni PT Bukalapak.com dirumorkan melakukan pemutusan hubungan kerja

Penjelasan Pihak Bukalapak soal Kabar PHK Ratusan Karyawan
KOMPAS.com/Wahyunanda Kusuma Pertiwi
Bukalapak. 

TRIBUNPALU.COM - Isu tak sedap menghampiri Bukalapak.

Dikabarkan, perusahaan e-commerce yang menyandang status Unicorn yakni PT Bukalapak.com dirumorkan melakukan pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap ratusan karyawannya.

Apa yang terjadi?

Menanggapi hal tersebut, Head Of Corporate Communication Bukalapak Intan Wibisono memberikan beberapa penjelasan.

Ia mengatakan, pihaknya terus melakukan banyak hal untuk mencapai visi menjadi sustainable e-commerce, mulai dari upgrade sistem, membuat banyak kebijakan dan SOP, merekrut talenta secara terkofus di berbagai level.

Adapun hingga saat ini, ia mengklaim, pihaknya masih terus melakukan perekrutan karyawan.

“Pengurangan dan penambahan pegawai itu business as usual kan? Tapi yang jelas tidak ada efisiensi karena performa bisnis Bukalapak sangat bagus,” jelasnya kepada Kontan.co.id, Selasa (9/9).

Adapun Intan bilang, saat ini Bukalapak tengah berfokus untuk menata diri menjadi sustainable e-commerce di mana pihaknya memutuskan untuk menjadi e-commerce unicorn pertama yang meraih keuntungan, dan dengan pencapaian performa bisnis yang baik dan modal yang cukup, Bukalapak menargetkan untuk dapat mencapai breakeven bahkan keuntungan dalam waktu dekat.

Bukalapak telah mencatat angka gross profit di pertengahan 2019 yang naik tiga kali dibandingkan pertengahan 2018 serta telah mengurangi setengah kerugian dari pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (EBITDA) selama 8 bulan terakhir.

Sementara bagi para mitra bisnis Bukalapak, penataan ini bisa berarti Bukalapak tengah memfokuskan diri untuk meningkatkan layanan dan memberi dampak positif lebih luas. (Venny Suryanto)

Artikel ini telah tayang di Kontan.co.id dengan judul Bukalapak diisukan PHK ratusan karyawan, apa yang terjadi?

Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Kontan
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved