Dibanding Tahun Lalu, Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Operasi Patuh 2019 Meningkat 21 Persen

jumlah pelanggaran lalu lintas yang ditindak pada pelaksanaan Operasi Patuh 2019 di Sulteng meningkat 21 persen dibanding tahun sebelumnya.

Dibanding Tahun Lalu, Jumlah Pelanggaran Lalu Lintas Operasi Patuh 2019 Meningkat 21 Persen
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Kabid Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto (kiri), bersama Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng AKBP Agustin S Tampi, saat memberikan keterangan hasil pelaksanaan Operasi Patuh 2019, Kamis (12/9/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Direktorat Lalu Lintas Kepolisian Daerah Provinsi Sulawesi Tengah mencatat jumlah pelanggaran lalu lintas yang ditindak pada pelaksanaan Operasi Patuh 2019 di Sulteng meningkat 21 persen dibanding tahun sebelumnya.

Hal itu diungkapkan oleh Wakil Direktur Lalu Lintas Polda Sulteng AKBP Agustin S.Tampi, kepada wartawan di Kota Palu, Kamis (12/9/2019) sore.

Sebagai informasi, Operasi Patuh 2019 dilaksanakan mulai dari 29 Agustus sampai 11 September 2019.

 Peningkatan jumlah pelanggaran itu kata Agustin sapaannya, meningkat dari 7.726 pelanggaran pada Operasi Patuh 2018, menjadi 9.411 pelanggaran pada Operasi Patuh 2019.

Tercatat kata Agustin, pelanggaran yang ditangani Polres Palu paling tinggi, yakni mencapai 1.874 pelanggaran atau naik 28,27 persen dari tahun sebelumnya.

Prakiraan Cuaca Kota Palu Jelang Akhir Pekan, Jumat Besok dan Sabtu Lusa, 13-14 September 2019

Selanjutnya pelanggaran yang ditangani Dirlantas Polda Sulteng sebanyak 1.384, menurun 9,13 persen dari tahun sebelumnya.

Kemudian di posisi ketiga, jumlah pelanggaran yang ada di Polres Poso yaitu 984, naik 183, 57 persen dari tahun 2018 lalu.

Sedangkan pelanggaran yang paling sedikit tercatat di wilayah hukum Pores Banggai Kepulauan, yakni 139 pelanggaran.

"Jumlah pelanggaran yang ada di Banggai Kepulauan itu, turun sebanyak 70,30 persen dibandingkan tahun lalu," jelas Agustin.

Agustin menambahkan, pelanggaran tertinggi didominasi oleh pengguna sepeda motor.

Operasi Patuh Tinombala 2019 Berakhir, Polres Palu Temukan Kendaraan yang Diduga Hasil Curian

Yakni pengendara motor yang tidak menggunakan helm SNI sebanyak 2.096 kasus atau naik 1,55 persen dibandingkan tahun lalu.

Kepala Bidang Humas Polda Sulteng AKBP Didik Supranoto menambahkan, dengan berakhirnya Operasi Patuh 2019 itu, pihaknya berharap dapat menimbulkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat untuk tertib berlalu lintas di jalan raya.

Kesadaran itu, kata dia, bukan karena masyarakat takut diberikan sanksi tilang dan sebagainya.

"Tapi untuk terbiasa untuk taat aturan dan menjaga keselamatan dalam berlalu lintas," tandas Didik.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved