Breaking News:

Klarifikasi BJ Habibie Soal Istilah ''Little Red Dot'' yang Pernah Bikin Singapura Marah

Julukan "Little Red Dot" pada Singapura rupanya dipopulerkan oleh BJ Habibie saat dirinya menjabat sebagai presiden.

Istimewa via Kompas.com
Presiden ketiga RI, Bacharuddin Jusuf Habibie meninggal dunia. Pria kelahiran Parepare, Sulawesi Selatan, 25 Juni 1936 itu meninggal akibat penyakit yang dideritanya di RSPAD Gatot Soebroto Jakarta. 

“Jika kalian melihat peta Asia Tenggara, Indonesia sangat luas, sedangkan Singapura terlihat seperti titik merah. Namun jika kalian sampai di Changi (bandara Singapura), kalian akan bertemu banyak manusia visioner, pekerja keras, dengan disiplin yang tinggi.” tutur dia.

Pada akhirnya julukan “Little Red Dot” malahan menjadi kosakata yang akrab digunakan oleh warga Singapura bahkan media setempat sebagai bentuk kebanggaan akan kemakmuran Singapura di tengah keterbatasan sumber daya alam negeri mereka.

Bahkan di perayaan 50 tahun ulang tahun emas Singapura pada tahun 2015, pemerintah Singapura menggunakan logo “SG50” di dalam sebuah titik merah sebagai referensi terhadap julukan “Little Red Dot.”

Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pernah berkata, istilah "Little Red Dot” BJ Habibie telah menjadi kosakata sehari-hari penduduk Singapura.

Kosakata ini menjadi simbol rasa syukur Singapura serta sebagai pengingat bahwa memang Singapura sangat kecil dan sangat rentan.

(Kompas.com/Kontributor Singapura, Ericssen)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Komentar BJ Habibie soal "Little Red Dot" Bikin Singapura Angkat Bicara"

Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved