Sulteng Hari Ini

Gubernur Longki Sebut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Butuh Anggaran Lebih dari Rp 36 Triliun

Gubernur Longki Djanggola berharap lembaga internasional terus memberi bantuan untuk mendukung pemulihan pascabencana Sulteng.

Gubernur Longki Sebut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Butuh Anggaran Lebih dari Rp 36 Triliun
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah, beberapa bulan usai diterjang tsunami pada 28 September 2018. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Gubernur Sulawesi Tengah, Longki Djanggola berharap lembaga internasional terus memberi bantuan untuk mendukung pemulihan pascabencana Sulteng.

Sebab kata Longki, rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana memerlukan anggaran yang begitu besar.

Hal itu diungkapkanya ketika menerima kunjungan Kepala Perwakilan Tetap Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Indonesia, Anita Nirody, di ruang kerjanya, Senin (16/9/2019).

"Dalam perhitungan kami, nilainya mencapai lebih dari Rp 36 Triliun," sebutnya.

Longki juga berterima kasih atas kunjungan para kepala lembaga PBB untuk melihat langsung seluruh kegiatan proyek bantuannya.

"Bencana di Sulteng sangat komplit, sehingga sangat dibutuhkan dukungan dari semua pihak termasuk seluruh lembaga donor internasional," harapnya.

Longki pun menjelaskan aspirasi masyarakat yang mempertanyakan terhambatnya bantuan internasional akibat aturan yang birokratis.

"Dimana bantuan internasional tersebut lewat satu pintu dan sampai saat ini pemerintah pusat belum menandatangani Loand Aggrement," jelasnya.

"Meski begitu, besar harapan pemerintah daerah, kiranya lembaga-lembaga donor dapat terus memberikan dukungan agar pemulihan dampak bencana dapat lebih cepat terwujud," tambahnya. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved