Palu Hari Ini

Penyintas di Palu Keluhkan Bank Tutup Rekening Penerima Jaminan Hidup

Penyintas di Kota Palu mengeluhkan tindakan pihak bank yang dinilai menutup rekening penerima jaminan hidup.

Penyintas di Palu Keluhkan Bank Tutup Rekening Penerima Jaminan Hidup
TRIBUNPALU.COM Muhakir Tamrin
Adharul Munir (43) penyintas asal Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Penyintas di Kota Palu mengeluhkan tindakan pihak bank yang dinilai menutup rekening penerima jaminan hidup (jadup). 

Rekening jaminan hidup yang diterima penyintas itu berada di Bank Mandiri Area Palu

Adharul Munir (43) warga Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu, mengungkapkan dana jaminan hidup yang sudah diterima sebesar Rp 2,4 juta untuk dirinya dan dua orang anaknya. 

Sebenarnya kata Adhurul, penerima jadup tersebut melalui istri. 

Seorang Pelaku Penggelapan Motor di Palu Diamankan

Namun, istri beserta satu orang anaknya menjadi korban meninggal akibat stunami

"Jumlah anggota keluarga sebenarnya ada 5, terdiri tiga anak, istri dan saya sendiri. Namun akibat bencana istri dan satu anak saya meninggal dunia karena tsunami. Baru kali ini bantuan yang saya dapatkan terus dibuat susah seperti ini lagi," ujarnya saat dihubungi, Senin (16/9/2019). 

Dijelaskannya, alasan pihak Bank Mandiri sebagai penyalur bantuan sosial bagi korban bencana khususnya di Kota Palu harus sesuai aturan pemerintah yang mana penerima jaminan hidup itu adalah istri. 

Sedangkan, istri dari Adharul Munir telah meninggal dunia akibat terkena stunami.

Gubernur Longki Sebut Rehabilitasi dan Rekonstruksi Butuh Anggaran Lebih dari Rp 36 Triliun

"Istri saya sudah meninggal, tapi mereka seperti kasih susah saya, apalagi suruh urus kembali kalau mau dapat buku rekening, buku tabungan secara langsung telah ditutup oleh Bank Mandiri, kita tidak tahu pengurusan bantuan tahap selanjutnya karena rekening sudah tidak ada," ungkap Adharul Munir 

Adharul Munir (43) penyintas asal Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu.
Adharul Munir (43) penyintas asal Kelurahan Panau, Kecamatan Tawaeli, Kota Palu. (TRIBUNPALU.COM Muhakir Tamrin)

Pihak Bank Mandiri menyuruhnya untuk segera melaporkan hal tersebut ke pemerintah Kelurahan. 

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved