Breaking News:

5 Provinsi di Indonesia yang Alami Kebakaran Hutan Terparah Tahun 2019, Riau hingga Kalimantan Barat

BNPB menyebut, jumlah titik api atau hotspot di Indonesia tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

KOMPAS.com/IDON TANJUNG
Seorang petugas Manggala Agni mematikan api kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kelurahan Terkul, Kecamatan Rupat, Kabupaten Bengkalis, Riau, Rabu (20/2/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, jumlah titik api atau hotspot di Indonesia tahun ini lebih banyak dibandingkan tahun lalu.

Di seluruh Indonesia, berdasarkan data BNPB, ada 2.862 titik api.

Berdasarkan data terakhir dari Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), terdeteksi asap di wilayah Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Sumatera Barat, Kepulauan Riau, Kalimantan Barat.

Kemudian, di Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Kalimantan Utaram Semenanjung Malaysia, Serawak Malaysia, dan Singapura.

Hal ini membuat kualitas udara di sekitar titik api dan wilayah yang terdampak memburuk.

Berdasarkan aplikasi AirVisual yang dipantau pada Senin (16/8/2019), indeks kualitas udara (AQI) di Pekanbaru mencapai 277 dengan kategori sangat tidak sehat.

Sementara itu, indeks AQI di Palangkaraya sebesar 1.318 dengan kategori berbahaya.

5 Fakta Terkini Kasus Kabut Asap Akibat Karhutla di Sumatra dan Kalimantan, 6.025 Warga Alami ISPA

Kabut Asap di Pekanbaru Semakin Pekat, Tagar Riau Dibakar Bukan Terbakar Trending di Twitter

BMKG Sulawesi Tengah Rilis Peta Sebaran Titik Panas, 23 Daerah Ini Waspada Kebakaran Hutan dan Lahan

Kementerian LHK Segel 46 Perusahaan Sawit yang Diduga Jadi Penyebab Kebakaran Hutan

Kemudian, sebagian wilayah Jambi, seperti di Simpang dan Muara Bungo, indeksnya cukup tinggi, yakni masing-masing 390 dan 335 dengan kategori berbahaya.

BNPB memetakan lima provinsi dengan angka kebakaran hutan dan lahan terbesar sejak Januari 2019 hingga saat ini.

Berdasarkan data per 16 September 2019, luas hutan dan lahan yang terbakar sebesar 328.724 hektare dengan 2.583 titik api.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved