Sulteng Hari Ini

Pascabencana Gempa dan Tsunami 2018, Pemprov Sulawesi Tengah Sudah Terima Dana Bantuan Rp107 Miliar

Menurut Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah, pihaknya sudah mendapat bantuan sebesar Rp107 Miliar pascabencana gempa bumi dan tsunami 2018.

Pascabencana Gempa dan Tsunami 2018, Pemprov Sulawesi Tengah Sudah Terima Dana Bantuan Rp107 Miliar
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kondisi pascabencana gempa bumi dan tsunami di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah sudah mendapat bantuan sebesar Rp107 Miliar  pascabencana gempa bumi dan tsunami 2018.

Hal itu diungkapkan oleh Gubernur Sulteng, Longki Djanggola dalam konferensi pers Evaluasi Setahun Penanganan Pascabencana di Padagimo, Selasa (17/9/2019)

"Saat ini dana bantuan itu telah masuk rekening pemerintah daerah," kata Gubernur Longki di ruang kerjanya.

Kondisi pascabencana gempa bumi dan tsunami di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Kondisi pascabencana gempa bumi dan tsunami di Kelurahan Lere, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu, Sulawesi Tengah. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

5 Kali Karhutla di Sulteng, Polda Minta Warga Tak Lakukan Aktivitas Pembakaran Selama Kemarau

Kabid Humas Polda Sulteng Sebut Penyidikan Kasus Pencemaran Nama Baik Wali Kota Palu Sudah Lengkap

Indonesia Rawan Tsunami, Ini Wilayah yang Paling Rentan Jika Skenario Terburuk Terjadi

Menurutnya, bantuan yang diterima oleh Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah tersebut merupakan dana bantuan yang diberikan oleh pemerintah pusat dan sejumlah pejabat daerah di Indonesia.

"Dana tersebut juga termasuk bantuan dari beberapa yayasan di indonesia," jelasnya.

Gubernur Longki menjelaskan, dana sebesar ratusan miliar itu mekanismenya langsung masuk ke rekening Pemprov Sulteng.

Dana tersebut telah digunakan selama pelaksanaan tahap tanggap darurat hingga tahap rekonstruksi saat ini.

Sementara untuk bantuan yang berasal dari luar negeri, Gubernur Longki menyebut bahwa dana tersebut tidak langsung masuk ke daerah, melainkan masuk ke kas Departemen Keuangan Republik Indonesia.

"Pos-posnya sudah jelas, penggunaan dana bantuan bencana ini juga telah diawasi dan diperiksa oleh pihak BPK RI dan BPKP," pungkasnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved