Terkini Nasional

Moeldoko Menilai Keberadaan KPK Bisa Menghambat Investasi di Indonesia

"Lembaga KPK bisa menghambat upaya investasi. Ini yang tidak dipahami masyarakat," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO
Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko saat ditemui di sela-sela acara halalbihalal, di rumah dinas Wakil Presiden Jusuf Kalla, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Jumat (15/6/2018). 

Akibatnya, Laode berujar, hampir seluruh pegawai KPK banyak yang menangis karena perubahan dan pengesahan Revisi UU KPK terkesan diburu-buru dan ditutup-tutupi.

"Pada saat yang sama, karyawan KPK agak gloomy dan terus terang banyak yang menangis karena tiba-tiba rumahnya berubah secara fundamental tanpa menanyakan kepada kami yang di sini," Laode menceritakan.

Akan tetapi, meskipun hal tersebut sudah terlanjur kejadian. Laode beserta pegawai KPK lainnya tetap bekerja seperti biasanya.

"Kami ingin menjelaskan bahwa sampai hari ini kami tetap bekerja seperti biasa, proses penyelidikan, penyidikan, penuntutan tetap berjalan, mudah-mudahan tidak ada kendala yang banyak," ujarnya.

Mahfud MD: Pihak yang tak Puas Bisa Ambil Jalur Hukum

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi, Mahfud MD buka suara terkait pengesahan revisi Undah-Undang tentang Komisi Pemberantasan Korupsi.

Mahfud MD.
Mahfud MD. (Twitter/mohmahfudmd)

Menurut Mahfud MD saat ini sejumlah pihak sudah tidak perlu memperdebatkan revisi UU KPK lantaran sudah disahkan.

"Revisi Undang-Undang KPK sudah disahkan, sekarang sudah tidak bisa diperdebatkan lagi karena sudah disahkan," ujarnya dilansir dari kanal Youtube Metrotvnews.

Jika ada pihak yang merasa tidak puas, Mahfud mengimbau untuk mengambil jalur hukum dengan melapor ke MK.

"Kalau ada yang tidak puas jalur hukumnya masih bisa ke MK," sambungnya.

 Pascapengesahan Revisi UU KPK, Laode M Syarif Ungkap Kondisi Internal: Banyak yang Menangis

 Fahri Hamzah Mengaku Heran Pimpinan KPK Masih Bisa Tetapkan Tersangka setelah Serahkan Mandat

 Revisi UU KPK Berjalan Mulus Sampai Disahkan, Abaikan Kritik hingga KPK Merasa Tak Dilibatkan

Halaman
1234
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved