Sulteng Hari Ini

Seorang Pengedar Narkoba di Tolitoli Terancam Hukuman Kurungan Seumur Hidup

Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah

Seorang Pengedar Narkoba di Tolitoli Terancam Hukuman Kurungan Seumur Hidup
Dok Polres Tolitoli
Satnarkoba Polres Tolitoli ungkap kasus peredaran narkoba yang melibatkan petugas Lapas. 

TRIBUNPALU.COM, TOLITOLI - Aparat kepolisian berhasil mengungkap kasus peredaran narkoba jenis sabu-sabu di Kabupaten Tolitoli, Sulawesi Tengah.

Penangkapan dilakukan pada Kamis (19/9/2019).

Setidaknya satu pelaku bernama Nasir (25) warga JI. Sona Kelurahan Nalu, Kecamatan Baolan berhasil diamankan.

Sementara satu pelaku lain bernama Irsad berhasil melarikan diri saat dilakukan penggeledahan rumah.

Kisah Mbah Karsiman, Kakek Sebatang Kara di Boyolali yang Meninggal Dunia dan Tinggalkan Uang Jutaan

Sebanyak 600 gram barang bukti sabu yang diamankan dari tangan pelaku.

Sementara barang bukti lainnya sudah terjual di perjalanan menuju Tolitoli.

Akibat ulahnya, pelaku diancam dengan hukuman penjara seumur hidup.

"Iya benar, pasal yang disangkakan yaitu Pasal 112 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009, tentang narkotika," kata Kasat Narkoba Inspektur Polisi Satu (IPTU), S Kinsale Senin (23/9/2019).

Debat soal Izin ke Toilet, Siswa Dianiaya dan Dikeluarkan dari Sekolah

Kinsale menjelaskan, pasal tersebut menyebutkan setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan narkotika golongan I bukan tanaman, yang beratnya melebihi 5 gram, dipidana dengan pidana penjara seumur hidup atau penjara paling singkat 5 tahun.

"Atau paling lama 20 tahun dan pidana denda maksimum sebagaimana dimaksud pada ayat 1, paling sedikit Rp 800 juta dan paling banyak Rp 8 Miliar ditambah sepertiga," terang Kinsale.

Atau Subsider Pasal 115 ayat 2 Undang-undang RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Sebagaimana disebutkan setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum membawa mengirim, mengangkut atau mentransito narkotika golongan I beratnya melebihi lima gram, dipidana dengan pidana penjara paling singkat tahun dan paling lama 12 tahun.

"Kemudian untuk pidana denda paling sedikit Rp 800 Juta atau paling banyak Rp 8 Miliar," pungkasnya.

(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved