Palu Hari Ini

Belum Dibayar Lunas, Kontraktor Segel Huntara di Mamboro Palu

Penyegelan dilakukan oleh PT Unik Sejahtera Bersama (PT USB) sebagai sub kontraktor yang mengerjakan pembangunan fisik 20 unit Huntara

Belum Dibayar Lunas, Kontraktor Segel Huntara di Mamboro Palu
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Kontraktor PT USB kembali segel huntara di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, Selasa (24/9/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Bilik hunian sementara (Huntara) yang dibangun di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah, kembali disegel oleh pihak kontraktor, Selasa (24/9/2019).

Penyegelan dilakukan oleh PT Unik Sejahtera Bersama (PT USB) sebagai sub kontraktor yang mengerjakan pembangunan fisik 20 unit Huntara Mamboro itu.

Hal ini dilakukan karena pihak Kontraktor tersebut merasa hak mereka belum diberikan sepenuhnya oleh PT Pembangunan Perumahan (PT PP).

"Kami menuntut sisa pembayaran yang belum dilunasi oleh PT PP selaku perusahaan BUMN yang ditunjuk oleh pemerintah menangani pembangunan Huntara ini," kata Humas PT USB, Akbar, kepada sejumlah wartawan.

Ditanya Alasan Mencintai Ussy Sulistiawaty, Andhika Pratama: Kayak Masuk Restoran Padang Komplit

Dosen PT di Sulteng Digerebek Istri Saat Selingkuhi Mahasiswa, Pernah Tobat Usai Kepergok 2 Kali

Hingga saat ini, PT PP dianggap belum melunasi pembayaran, padahal PT USB, salah satu subkon dari PT PP sudah menyelesaikan pembangunan Huntara.

"Padahal sudah hampir setahun refleksi Palu pascabencana, kok hak kami belum terlunasi," keluhnya.

Ia menegaskan bahwa huntara disegel sampai PT PP menyelesaikan kewajibannya.

Akibat hal tersebut, warga yang tinggal dengan terpaksa harus dikeluarkan sampai pembayaran terlunasi.

Ada beberapa hal kata Akbar yang membuat pihak manajemen PT USB melakukan aksi penyegelan.

Diantaranya PT PP enggan menyelesaikan kewajiban sisa pembayaran pekerjaan huntara.

PT PP sebut Akbar, masih berhutang kisaran Rp300 juta.

Ia menganggap BUMN ini tidak memiliki komitmen karena PT PP sudah berjanji berulang kali.

"Jangan berjanji berkali-kali dan melakukan angsuran ini sedikit demi sedikit tapi tidak memberikan pelunasan

secara keseluruhan," pungkasnya. (Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz).

Penulis: Faiz Sengka
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved