Kabar Nasional

Moeldoko Nilai KPK Bisa Hambat Upaya Investasi, KPK: Jangan Sampai Seolah-olah Hanya Demi Investasi

Juru Bicara KPK menyayangkan pernyataan Moeldoko yang menilai KPK bisa menghambat upaya investasi. Ia berharap pernyataan seperti ini didasarkan riset

Moeldoko Nilai KPK Bisa Hambat Upaya Investasi, KPK: Jangan Sampai Seolah-olah Hanya Demi Investasi
KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan di Gedung KPK, Rabu (14/8/2019). 

TRIBUNPALU.COM - Terkait sikap Presiden Joko Widodo yang telah menyetujui revisi Undang-undang Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Moeldoko pun angkat bicara.

Kepala Staf Kepresidenan itu menyebut, keberadaan KPK bisa mengganggu investasi.

Oleh karena itu, menurut dia, pemerintah dan DPR sepakat untuk merivisi UU KPK.

"Lembaga KPK bisa menghambat upaya investasi. Ini yang tidak dipahami masyarakat," kata Moeldoko di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (23/9/2019).

Hal tersebut disampaikan Moeldoko menjawab pertanyaan wartawan kenapa Jokowi menyetujui revisi UU KPK tetapi meminta revisi UU KUHP ditunda.

Padahal, kedua RUU ini sama-sama mendapat penolakan dari masyarakat.

Namun, Moeldoko tak menjelaskan lebih jauh bagaimana keberadaan KPK bisa mengganggu jalannya investasi.

Moeldoko Menilai Keberadaan KPK Bisa Menghambat Investasi di Indonesia

Menanggapi pernyataan itu, Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pemberantasan korupsi semestinya tidak boleh dikesampingkan hanya demi masuknya investasi ke Indonesia.

"Kami tentu sayangkan kalau benar ada pernyataan seperti itu. Jangan sampai seolah-olah demi investasi, yang juga belum tahu investasi yang mana, pemberantasan korupsi kemudian dipinggirkan," kata Febri Diansyah di Gedung Merah Putih KPK, Senin (23/9/2019).

Febri Diansyah mengatakan, masuknya investasi justru bisa berjalan seiringan dengan pemberantasan korupsi.

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved