Kabar Nasional

Moeldoko Nilai KPK Bisa Hambat Upaya Investasi, KPK: Jangan Sampai Seolah-olah Hanya Demi Investasi

Juru Bicara KPK menyayangkan pernyataan Moeldoko yang menilai KPK bisa menghambat upaya investasi. Ia berharap pernyataan seperti ini didasarkan riset

KOMPAS.com/Ardito Ramadhan D
Juru Bicara KPK Febri Diansyah memberi keterangan di Gedung KPK, Rabu (14/8/2019). 

Merujuk pada data Badan Koordinasi Penanaman Modal, Febri Diansyah menyebut realisasi investasi pun tak mengalami penurunan kendati KPK terus melakukan penindakan.

Sebab, kata Febri Diansyah, salah satu hal yang diperhatikan oleh investor sebelum berinvestasi adalah kepastian hukum, termasuk pemberantasan korupsi.

"Jadi pernyataan-pernyataan atau kesimpulan-kesimpulan yang disampaikan publik itu sangat diharapkan berdasarkan kajian dan riset yang sistematis agar masyarakat kemudian mendapatkan informasi yang benar," ujar Febri Diansyah.

Pascapengesahan Revisi UU KPK, Laode M Syarif Ungkap Kondisi Internal: Banyak yang Menangis

Jokowi Kecewa Calon Investor Lari: 33 Perusahaan Tiongkok Tak Melirik Indonesia

Presiden Joko Widodo mengungkapkan rasa kekecewaannya terkait sangat sedikitnya calon investor asing yang menanamkan modal ke Indonesia.

Hal ini Jokowi sampaikan pada saat Rapat Antisipasi Perkembangan Perekonomian Dunia di Kantor Presiden, Jakarta, Rabu (4/9/2019) siang.

Menurutnya, para investor asing justru lari ke negara-negara tetangga, seperti Vietnam, Malaysia, Kamboja, dan Thailand.

Ia mencontohkan, beberapa waktu lalu 33 perusahaan asal Tiongkok memutuskan untuk menanamkan investasi di luar negeri.

Namun, dari 33 perusahaan itu, tak ada satu pun yang menengok ke Indonesia.

"23 memilih di Vietnam, 10 lainnya perginya ke Malaysia, Thailand, dan Kamboja. Enggak ada yang ke kita. Tolong ini digarisbawahi," kata Jokowi saat membuka rapat terbatas tersebut.

Jika Menang, Jokowi Bakal Hapus Lembaga Tak Penting: Perizinan Investor Bertele-tele, Jengkel Saya

Halaman
1234
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved