Palu Hari Ini
Huntara Mamboro Palu Disegel, Kontraktor: Kami Juga Butuh Makan
Sejumlah kontraktor belum mendapat sisa pembayaran pembangunan hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu.
TRIBUNPALU.COM, PALU - Sejumlah kontraktor yang bekerja di PT USB begitu geram.
Sebab, hingga saat ini mereka belum mendapat sisa pembayaran pembangunan hunian sementara (huntara) di Kelurahan Mamboro, Kecamatan Palu Utara, Kota Palu, Sulawesi Tengah.
Akibatnya, mereka terpaksa harus menyegel beberapa unit huntara yang belum terlunasi pembayarannya.
Padahal PT USB yang merupakan salah satu subkon dari PT PP sudah menyelesaikan pembangunan 20 unit huntara.
• Klarifikasi KPK Soal Viralnya Video dan Narasi KPK Briefing Mahasiswa Demonstran
• Disebut Yasonna Laoly Terlihat Bodoh, Dian Sastro: Lebih Baik Merasa Bodoh dan Terus Belajar
"Sampai sekarang belum juga dilunasi, pembayarannya sekitar Rp300 juta lagi, lami juga butuh makan," keluh Humas PT USB, Akbar, kepada sejumlah wartawan.
Akbar menjelaskan, penyegelan dilakukan sebagai bentuk perwakilan suara masyarakat huntara agar Pemerintah Kota Palu bisa memberikan perhatian kepada korban bencana.
"Berikanlah anggaran yang lebih, berikanlah kepercayaan kepada BUMN agar bisa menyelesaikan pembayaran kepada kontraktor-kontraktor ini," tegasnya.
Bahkan, Akbar menganggap PT PP telah melawan instruksi pemerintah pusat untuk melakukan pembayaran.
"Aksi penyegelan ini akan terus kami lakukan sampai pihak PT PP melakukan pembayaran sisa utang telah dibayar lunas," pungkasnya.
(Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/palu/foto/bank/originals/kontraktor-pt-usb.jpg)