Breaking News:

Presiden Joko Widodo Tolak Bantuan Malaysia Atasi Karhutla, PM Mahathir Muhammad Penasaran Alasannya

PM Mahathir Mohamad mengaku, dia ingin bertanya kepada Presiden Joko Widodo mengapa tak mau menerima bantuan negaranya mengatasi kebakaran hutan.

Instagram.com/@jokowi
Presiden Joko Widodo dan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad 

TRIBUNPALU.COM - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku, dia ingin bertanya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengapa tak mau menerima bantuan negaranya mengatasi kebakaran hutan.

Malaysia selama beberapa pekan sebelumnya sempat tersiksa akibat kabut asap dari kebakaran hutan, dan siap membantu Indonesia mengatasinya.

Bantuan itu Kuala Lumpur tawarkan melalui surat dari Menteri Energi, Sains, Teknologi, Lingkungan, dan Perubahan Iklim Yeo Bee Yin.

Namun seperti diberitakan Bernama via Channel News Asia Kamis (26/9/2019), bantuan itu tak diambil.

Hal ini membuat Mahathir heran.

Tuduhan Tebar Kebencian, Sutradara Dandhy Dwi Laksono Ditangkap Polisi

Jadwal Tanding Korea Open 2019: 3 Wakil Indonesia Hadapi Lawan Tangguh, Ganda Putra Perang Saudara

Anggotanya Rampas Kamera dan Hapus Rekaman Wartawan, Kapolres Palu Minta Maaf Berkali-kali

"Saya ingin bertanya mengapa Anda (Jokowi) tak mau menerima bantuan kami? Tetapi, saya belum melakukannya," ungkap Mahathir kepada Malay Mail.

Selain itu saat hadir dalam World Leaders Forum di Universitas Columbia, Mahathir berujar sistem dunia saat ini tak cukup memaksa negara tropis bertindak mengatasi kebakaran hutan.

Saat itu, Mahathir ditanya apakah tekanan seperti sanksi ekonomi atau desakan dunia akan membuat Jakarta bertindak menyudahi kabut asap.

"Anda bisa menyalahkan Indonesia. Anda bisa mengkritik mereka. Tetapi mereka tidak akan bertindak apa pun dalam mengatasi kabut asap," terangnya.

PM berjuluk Dr M itu kemudian mencontohkan kebakaran hutan yang juga terjadi kawasan Amazon yang masuk ke dalam wilayah Brasil.

Halaman
12
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved