Terkini Sulawesi

KPAI Tanggapi Viralnya Kabar Siswa SMP di Manado yang Tewas karena Dihukum Berlari Gurunya

Susianah menyebutkan, KPAI masih menunggu aduan dari pihak keluarga kepada pihak kepolisian.

KPAI Tanggapi Viralnya Kabar Siswa SMP di Manado yang Tewas karena Dihukum Berlari Gurunya
KOMPAS.com/SKIVO MARCELINO MANDEY
Jenazah Fanli disemayamkan di rumah duka di kompleks Perumahan Tamara, Kecamatan Mapanget Barat, Manado, Rabu (2/10/2019) pukul 13.22 Wita 

Konsep ini harus sejalan dengan konsep penerapan Sekolah Ramah Anak yang digagas KPAI dan Kementerian Pemberdayaan Perempuan. Pendisiplinan positif juga perlu dikaji kembali.

Menurut Susianah, belum ada indikator bersama terkait hal ini.

Kearifan lokal yang berbeda di setiap daerah dinilai turut berpengaruh dan dapat menghasilkan bentuk pendisiplinan positif yang berbeda-beda.

Bentuk pendisiplinan positif harus berdasarkan pada kesepakatan orangtua, komite sekolah, dan sekolah.

Menurut KPAI, bentuk pendisiplinan positif tersebut tidak boleh keluar dari prinsip Sekolah Ramah Anak.

"Implementasi Sekolah Ramah Anak adalah untuk menciptakan suasana nyaman dan aman bagi anak di sekolah. Seluruh komponen di sekolah, dari tenaga pendidik hingga tenaga kebersihan wajib memahami tentang konvensi hak anak, memahami prinsip-prinsip perlindungan anak, harus mendapatkan pelatihan tentang itu," papar Susianah.

KPAI juga mengingatkan, kesepakatan bersama terkait pendisiplinan positif harus segera dirumuskan.

Alasanya, orangtua telah menyerahkan anak kepada sekolah untuk memperoleh pendidikan yang baik.

Sekolah juga harus melakukan pendisiplinan positif sesuai SOP yang telah disepakati apabila ada perilaku indisipliner dari siswa.

Penentuan bentuk pendisiplinan positif, kata Susianah, dinilai menjadi tantangan tersendiri.

Sebab, latar belakang anak berbeda-beda sehingga rumusan yang disepakati harus sesuai dengan keberagaman tersebut.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Siswa SMP Tewas setelah Dihukum Lari, Apa Kata KPAI?"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved