Palu Hari Ini

Babak Baru, Kasus Perampasan Kamera Video Wartawan di Kota Palu Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi

Kasus perampasan kamera video wartawan TVRI saat meliput demo di Kota Palu, memasuki babak baru, Jumat (4/10/2019).

Babak Baru, Kasus Perampasan Kamera Video Wartawan di Kota Palu Masuk Tahap Pemeriksaan Saksi
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Saksi kasus perampasan kamera video wartawan TVRI Sulawesi Tengah sedang dimintai keterangan, Jumat (4/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Kasus perampasan kamera video wartawan TVRI saat meliput demo di Kota Palu, memasuki babak baru, Jumat (4/10/2019).

Pada Jumat siang, Propam Polda Sulteng memeriksa empat orang saksi untuk dimintai keterangan lanjutan.

Dari keempat orang saksi itu, seorang di antaranya adalah korban atas nama Rian Saputra, wartawan TVRI Sulawesi Tengah.

Selain Rian Saputra, Moh Qadri, Gabdika, dan Jamaludin, juga hadir untuk memberikan keterangan sebagai saksi.

Saksi kasus perampasan kamera video wartawan TVRI sedang dimintai keterangan, Jumat (4/10/2019) siang.
Saksi kasus perampasan kamera video wartawan TVRI Sulawesi Tengah sedang dimintai keterangan, Jumat (4/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Saksi kasus perampasan kamera video wartawan TVRI sedang dimintai keterangan, Jumat (4/10/2019) siang.
Saksi kasus perampasan kamera video wartawan TVRI Sulawesi Tengah sedang dimintai keterangan, Jumat (4/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Kabid Humas Polda Sulteng Sebut Perampasan Kamera Terhadap Jurnalis TVRI Nodai Institusi Kepolisian

Kapolda Sulteng Perintahkan Kabidpropam Proses Oknum Polisi Perampas Kamera Wartawan TVRI

Organisasi Profesi Jurnalis Palu Desak Kapolres Tindak Tegas Pelaku Intimidasi Wartawan TVRI Sulteng

PFI Palu Kecam Tindakan Represif Oknum Polri Terhadap Wartawan TVRI Sulteng

Polisi Rampas Kamera Milik Jurnalis TVRI Sulteng, Semua File Terkait Demo Dihapus

Mereka diminta keterangan lanjutan dari kronologi kejadian perampasan kamera video wartawan yang dilakukan oknum polisi yang bertugas di Polres Palu pada 25 September 2019 lalu.

"Diminta keterangan tambahan dari yang sebelumnya, seperti tipe kamera, dan memori kameraku juga diminta jadi alat bukti," kata Rian.

Usai memberikan keterangan sebagai saksi, Rian mendapat informasi bahwa terlapor anggota Buser Polres Palu Jumardi, akan dimintai keterangan Senin (7/10/2019) pekan depan.

"Ditargetkan Propam kasus ini selesai minggu depan," tambah Rian.

Sebelumnya, aksi penghalang-halangan terhadap kerja jurnalis di Kota Palu kembali terjadi pada saat polisi membubarkan paksa massa aksi di Jalan Raden Saleh Kota Palu, Rabu (25/9/2019).

Peristiwa perampasan kamera dan penghapusan gambar dialami oleh jurnalis TVRI Sulawesi Tengah, Rian Saputra.

Kejadian itu berawal ketika Rian mendapat penugasan oleh kantornya meliput demonstrasi mahasiswa di Jalan Sam Ratulangi dan Raden Saleh Kota Palu.

Ketika meliput, Rian merekam proses aksi sejak mahasiswa berkumpul hingga aksi pembubaran massa oleh aparat kepolisian.

Sekitar pukul 16.00 WITA, ketika sedang meliput mahasiswa yang tengah dikejar Polisi, Rian didatangi oleh anggota Reskrim Polres Palu yang diketahui bernama Jumardi.

Jumardi kemudian merampas kamera milik Rian dan menghapus gambar gambar demonstrasi yang direkam sejak pagi hari.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved