Pelantikan Presiden

Siapkan Pantun untuk Pelantikan Presiden, Ini Pantun yang Pernah Dilontarkan Bambang Soesatyo

Bambang Soesatyo tak hanya sekali, dua kali melontarkan pantun secara spontan dalam berbagai acara dan kesempatan.

Siapkan Pantun untuk Pelantikan Presiden, Ini Pantun yang Pernah Dilontarkan Bambang Soesatyo
Kompas.com/Fitria Chusna Farisa
Bambang Soesatyo saat masih menjabat sebagai Ketua DPR RI dan berada di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (25/9/2019). 

"Jalan-jalan ke Teuku Umar. Jangan lupa lewat Gondangdia dan Kertanegara. Walau kadang kita bertengkar. Tetap semangat dirgahayu Indonesia. Merdeka!," ujarnya.

2. Pantun Bambang Soesatyo dalam Rapat Paripurna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta pada Kamis (25/7/2019).

Dalam kesempatan ini, Bamsoet melontarkan pantun yang menyinggung dua pertemuan politik.

Ia juga menyampaikan pesan untuk bersatu membangun negeri.

“Jika tuan hendak berwudhu. Basuh tangan sebelum berkumur. Ayo kita semua bersatu padu. Membangun negeri adil dan makmur,” kata Bamsoet.

Bamsoet melanjutkan, "Walau antara Teuku Umar dan Gondangdia. Tak sepanjang Anyer dan Jakarta. Walau ada dua pertemuan berbeda. Semoga tak memisahkan para pemimpin kita."

Sama seperti pantun sebelumnya, Bambang Soesatyo menyematkan nama tempat pertemuan penting para tokoh politik tersebut.

Yakni Teuku Umar dan Gondangdia.

(TribunPalu.com/Rizki A., Kompas.com/Kristian Erdianto, Tribunnews.com/Chaerul Umam dan Fransiskus Adhiyuda Prasetia)

Penulis: Rizkianingtyas Tiarasari
Editor: Imam Saputro
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved