Sulteng Hari Ini

Dua Orang Asal Kabupaten Banggai Diamankan Polisi karena Menangkap Ikan Menggunakan Bom

Dua orang asal Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kedapatan melakukan tindakan merusak menggunakan bom rakitan saat menangkap ikan.

Dua Orang Asal Kabupaten Banggai Diamankan Polisi karena Menangkap Ikan Menggunakan Bom
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Polisi mengamankan 2 terduga pelaku bom ikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Dua orang asal Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, kedapatan melakukan tindakan merusak menggunakan bom rakitan saat menangkap ikan.

Hal itu dikatakan oleh Direktur Polisi Perairan Polda Sulteng, Kombes Pol Indra Rathana, Rabu (16/10/2019) siang.

Kedua pelaku yang diduga melakukan perusakan biota bawah laut itu berinisial MT alias Kubi dan RL alias Dengki.

Mereka ditangkap di Desa Toiba, Kecamatan Bualemo, Kabupaten Banggai pada 10 Oktober 2019.

Polisi mengamankan 2 terduga pelaku bom ikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2019) siang.
Polisi mengamankan 2 terduga pelaku bom ikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Kata Indra, MT dan RL telah melakukan penangkapan ikan menggunakan bahan kimia, bahan potasium, alat bantu yang dapat mengganggu dan merusak sumber daya ikan.

Keduanya disangkakan Pasal 84 ayat 1 dan Pasal 100 B Jo Pasal 8 ayat 1 UU RI nomor 45 tahun 2009 tentang perubahan atas Undang-Undang RI nomor 31 tahun 2004 tentang perikanan.

Indra menjelaskan, penangkapan keduanya berawal dari laporan yang diterima timnya pada 10 Oktober 2019.

Terdakwa Tabung Gas Bukan SNI Akan Jalani Proses Persidangan

Laporan itu menyebutkan bahwa telah terjadi penangkapan ikan menggunakan bahan kimia, bahan potasium, dan alat bantu yang dilarang.

"Kemudian tim segera menuju TKP yang berlokasi di perairan Desa Toiba, pada pukul 12.00 Wita tim berhasil menemukan sebuah kapal yang diduga telah menangkap ikan dengan bahan potasium tersebut," jelas Indra.

Dari kapal milik terduga pelaku, tambah Indra, pihaknya menyita sejumlah barang bukti.

Di antaranya 1 unit perahu tanpa nama, 2 unit mesin ketinting masing masing 15 pk dan 9 pk, 7 buah jaring pengumpul ikan, 1 buah kompressor dan tabung, 2 roll selang.

Polisi mengamankan 2 terduga pelaku bom ikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2019) siang.
Polisi mengamankan 2 terduga pelaku bom ikan di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (16/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Serta 1 buah DAK, 1 buah kacamata selam, 1 buah senter selam, 1 buah botol vixal, 1 buah botol air aki dengan selang panjang kurang lebih 15 cm, 1 buah botol sprite slime berisi serbuk putih, 2 pasang sepatu katak, 3 buah panah ikan, 2 buah tadu (jerat)udang lobster, 3 botol air limas perahu.

Selain itu, petugas juga mengamankan ikan dan udang lobster berbagai macam jenis dan ukuran.

Namun ikan dan lobster yang masih hidup sudah dilepas liarkan dengan melibatkan pihak-pihak terkait.

"Barang bukti sebagian tetap diamankan di Banggai, untuk keperluan penyidikan, karena nantinya tahap 2 akan diserahkan ke Pengadilan Negeri Luwuk di Banggai," ujar Indra. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved