Palu Hari Ini

Terdakwa Tabung Gas Bukan SNI Akan Jalani Proses Persidangan

Berkas perkara kasus 3.547 tabung gas elpiji tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Palu.

Terdakwa Tabung Gas Bukan SNI Akan Jalani Proses Persidangan
Tribunpalu.com/Abdul Humul Faaiz
Tabung gas Elpiji 3 Kg ilegal dalam keadaan kosong diamankan di Polda Sulteng. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Berkas perkara kasus 3.547 tabung gas elpiji tidak sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI) telah dilimpahkan ke Pengadilan Negeri (PN) Kelas I Palu.

Dalam kasus ini, menyeret empat orang sebagai terdakwa.

Ialah seorang pengusaha asal Surabaya Riady (37), Distributor tabung gas elpiji Palu Ibrahim Muslimin (40), Direktur PT Maju Teknik Utama (MTU) Edwiro Purwadi (67), dan Pemasaran Penjualan PT MTU Yanto Cahya Subuh (46).

JPU Kejati Sulteng, Lucas J Kubela mengatakan, berkas perkara kasus ini telah dilimpahkan ke pengadilan.

"Kasus ini terus berjalan yah, dan sudah dilimpahkan ke pengadilan pada Selasa kemarin, sekitar pukul 13.30 WITA," ujarnya Rabu (16/10/2019).

Menurutnya, dalam pelimpahan berkas ini turut dititipkan uang senilai Rp 300 juta.

"Jadi sudah dilimpahkan dan uang titipan itu sebagai jaminan penangguhan penahanan bagi ke empat terdakwa," kata Lucas.

Kejati saat ini, menurutnya tinggal menunggu jadwal penetapan sidang.

Pun penetapan majelis hakim yang akan memeriksa dan memutus perkara tersebut.

"Setelah dilimpahkan ke pengadilan, menjadi kewenangan hakim nantinya untuk melakukan penetapan penahanan kepada ke empat terdakwa," terangnya.

Laboli dan Juniha, Peserta Nikah Massal 2019 Tertua di Kota Palu

Sebanyak 100 Pasangan di Kota Palu Mengikuti Acara Nikah Massal

Halaman
12
Penulis: Faiz Sengka
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved