Palu Hari Ini

Bank Mandiri dan Akademisi Bahas Problematika Bisnis Perbankan Pascabencana di Sulteng

Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu

Bank Mandiri dan Akademisi Bahas Problematika Bisnis Perbankan Pascabencana di Sulteng
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang.

Pembahasan yang dikemas dalam focus group discussion (FGD) itu, digelar di Media Center komplek Universitas Tadulako.

CPNS 2019 Segera Dibuka Akhir Oktober, Ini 4 Formasi yang Akan Direkrut

Regional Transaction & Consumer Head Bank Mandiri Regional Sulawesi-Maluku, Noviandhika Sukanto, hadir dalam FGD tersebut.

FGD antara pihak perbankan dan akademisi itu membahas sejumlah aspek.

Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang.
Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Pada kesempatan itu, turut hadir Kepala Bagian Pengawasan OJK Sulteng Amiruddin Muhidin, Akademisi Hukum Universitas Tadulako Nasrum, dan perwakilan BPN Kota Palu Hosea.

Regional Transaction & Consumer Head Bank Mandiri Regional Sulawesi-Maluku, Noviandhika Sukanto mengatakan, melalui FGD itu pihaknya ingin stakeholder Bank Mandiri bersama-sama punya pemikiran yang sama.

Chord Kunci Gitar dan Lirik Lagu I Love You 3000 Stephanie Poetri: I Want You to be My Husband

Yakni untuk memajukan Kota Palu dan sekitarnya yang terkena dampak bencana pada 28 September 2018.

Melalui FGD itu juga kata dia, keberadaan Bank Mandiri bisa memberi nilai tambah untuk mempercepat pembangunan kota-kota yang terkena dampak bencana.

"Jadi kita berdiskusi dengan semua stakeholder dengan otoritas pemerintah daerah, BPN, dan akademisi," katanya.

Supaya kata Noviandhika, ada informasi-informasi yang bisa didiskusikan sama-sama untuk mencari jalan keluar, yakni jalan keluar problematika bisnis perbankan di daerah-daerah terdampak bencana.

Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang.
Bank Mandiri bersama akademisi Universitas Tadulako membahas problematika bisnis perbankan pascabencana di Kota Palu, Kabupaten Sigi dan Donggala di Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (17/10/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)
Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Wulan Kurnia Putri
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved