Kabinet Jokowi

Dulu Pecat Prabowo dari Militer, Kini Fachrul Razi Mengaku Siap Jalin Kerja Sama di Kabinet

Fachrul pernah meneken surat rekomendasi pemecatan Prabowo saat menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Dulu Pecat Prabowo dari Militer, Kini Fachrul Razi Mengaku Siap Jalin Kerja Sama di Kabinet
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Jenderal (Purn) Fachrul Razi datang ke Istana memenuhi panggilan Presiden Joko Widodo 

TRIBUNPALU.COM - Ketua Tim Bravo 5 Jenderal (purn) Fachrul Razi dipanggil Presiden Joko Widodo ke Istana, Selasa (22/10/2019).

Ia mengakui mendapat jatah menteri dari Jokowi.

"Diminta bergabung dalam kabinet kerja 2, posisinya apa saya enggak tahu, yang jelas banyak bercerita soal keamanan, pendidikan, masalah pembangunan SDM," kata Fachrul usai pertemuan dengan Jokowi.

Fachrul pun menyatakan siap bekerja sama dengan Letjen (purn) Prabowo Subianto, Ketua Umum Partai Gerindra yang juga rekan sealmamaternya di TNI.

Fachrul pernah meneken surat rekomendasi pemecatan Prabowo saat menjadi Wakil Ketua Dewan Kehormatan Perwira (DKP).

Rangkap Jabatan, Fadjroel Rachman Jadi Jubir Presiden dan Emban Status Komisaris Utama Adhi Karya

Nadiem Makarim Mundur, Duo CEO Penggantinya di Gojek Berikan Pernyataan Resmi

Namun ia menyebut hal itu tak membuat hubungannya dengan Prabowo terganggu. "Saya dengan Pak Prabowo biasa-biasa saja. Kalau ketemu pelukan, makan sama-sama, nggak ada yang aneh. Memang masalah kedinasan, pribadi tak terganggu," kata Fachrul.

"Katakanlah ada yang tidak pas, tapi bukan berarti hubungan menjadi jelek. Apalagi kita sama-sama dewasa. Pengabdian yang sama membangun negara lebih baik," sambungnya.

Fachrul mengaku sudah tidak aktif di Partai Hanura.

Ia diminta menjadi menteri mewakili profesional.

"Saya belasan tahun tidak di Hanura. Kalau bukan wakil partai, mungkin saya profesional," katanya.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved