Palu Hari Ini

Lima Kali Deflaksi, BPS Sulteng Sebut Pengendalian Harga di Palu Setelah Bencana Sangat Luar Biasa

Pengendalian luar biasa itu menunjukkan bahwa sudah terjadi lima kali deflasi sepanjang tahun 2019 ini.

Lima Kali Deflaksi, BPS Sulteng Sebut Pengendalian Harga di Palu Setelah Bencana Sangat Luar Biasa
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Kepala BPS Sulteng Faizal Anwar 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Tengah, Faizal Anwar mengatakan, bahwa kinerja pengendalian harga bahan pokok di Kota Palu pascabencana sangat luar biasa.

Pengendalian luar biasa itu menunjukkan bahwa sudah terjadi lima kali deflasi sepanjang tahun 2019 ini.

Deflasi artinya, penurunan indeks harga konsumen seusai pencatatan BPS.

"Deflasi sampai 5 kali bukan berarti tidak ada gairah peningkatan ekonomi, tetapi ini upaya yang telah dilakukan oleh tim pengendalian inflasi di Sulteng pasca inflasi yang melonjak sesaat terjadi bencana 28 September 2018 lalu," jelas Faizal, Sabtu (2/11/2019) siang.

Kronologi Gubernur Kalteng Kecewa, Lempar Botol dan Berdebat dengan Kapolres di Stadion

Kronologi Kejadian Wagub Bangka Belitung Dikepung Warga saat Datangi Penertiban Tambang Timah Ilegal

Kondisi deflasi itu menurut Faizal, membalikkan kondisi inflasi di Kota Palu yang melonjak pasca bencana.

Sehingga hal itu perlu untuk pelan-pelan diturunkan oleh pihak-pihak yang berwenang mengendalikan inflasi, sampai pada kondisi normal.

Diketahui indeks harga di Kota Palu mengalami deflasi 0,20 persen selama periode Oktober 2019.

Sedangkan pada periode Januari-Oktober 2019 inflasi Kota Palu mencapai 1,19 persen.

Inflasi tahunan itu lebih rendah jika dibandingkan periode yang sama pada tahun 2018 lalu, di mana inflasi tahunan di posisi Oktober mencapai 4,3 persen.

Sedangkan inflasi tahunan, perbandingan antar Oktober 2019 dan Oktober tahun sebelumnya, saat ini sudah mencapai 3,16 persen.

Sedangkan pada tahun lalu, sebulan pasca bencana, inflasi mencapai 6,24 persen.

"Ini saya pikir sebagai upaya untuk menstabilisasikan harga barang dan jasa di Kota Palu, sehingga deflasi ini cukup untuk menekan kenaikan yang terjadi pasca bencana," terangnya.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved