Minimalisir Dampak Bencana, Korem Tadulako Gelar Latihan Penanggulangan Bencana

Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako menggandeng sejumlah mitra dalam pelatihan penanggulangan bencana alam, Senin (4/11/2019) sore.

Minimalisir Dampak Bencana, Korem Tadulako Gelar Latihan Penanggulangan Bencana
Korem Tadulako
Korem 132/Tadulako menggandeng sejumlah mitranya dalam pelatihan penanggulangan bencana alam, Senin (4/11/2019) sore. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Komando Resor Militer (Korem) 132/Tadulako menggandeng sejumlah mitra dalam pelatihan penanggulangan bencana alam, Senin (4/11/2019) sore.

Pelatihan untuk meminimalisir dampak bencana alam itu dilaksanakan di alun-alun Lapangan Vatulemo Palu.

Sejumlah potensi tim penanggulangan bencana dilibatkan, seperti TNI Angkatan Laut, Basarnas, BPBD Palu, BPBD Sigi, dan BPBD Donggala.

Danrem 132/Tadulako yang diwakili Kasrem 132/Tadulako Letkol Inf Sampang Sihotong membuka secara resmi kegiatan pelatihan tersebut.

Dalam amanatnya, Sampang Sihotong mengatakan, latihan itu dilaksanakan untuk meningkatkan kesiapan satuan jajaran Korem 132/Tadulako dan unsur wilayah.

Dalam rangka penanggulangan bencana alam yang sewaktu-waktu bisa terjadi di wilayah kerja Korem 132/Tadulako.

Termasuk dalam menyiapkan dan menyiagakan sarana maupun prasarana yang dibutuhkan bila terjadi bencana alam seperti gempa bumi, dan tsunami.

Lanjutnya, untuk mengantisipasi dampak bencana alam tersebut, dia berharap kepada personil yang terlibat dalam latihan ini harus memahami dan mampu melaksanakan prosedur kerja hubungan komando dalam perencanaan operasi penanggulangan bencana alam.

"Serta memahami dan mampu melaksanakan pengambilan keputusan dengan cepat dan tepat dalam penanggulangan bencana alam," terangnya.

Untuk memahami prosedur dan sasaran-sasaran tersebut, kata Kasrem Sampang Sihotong, peserta latihan akan dibekali beberapa materi latihan yang meliputi teori dan praktek.

Di antaranya pengetahuan organisasi penanggulangan bencana alam, pengetahuan penanggulangan bencana alam di darat, pengetahuan prosedur hubungan komandan dan staf.

Sedangkan materi praktek meliputi penyiapan posko, evakuasi korban, penanganan pengungsi, penyaluran bantuan dan recovery.

"Guna mencapai hasil yang optimal, saya tekankan kepada peserta latihan khususnya kepada penyelenggara, agar berpedoman pada naskah yang telah disusun, kepada peserta, laksanakan latihan ini dengan sungguh-sungguh dan sesuaikan dengan prosedur yang telah ditetapkan," kata Kasrem Sampang Sihotong.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved