Breaking News:

Terkini Nasional

Menpora Zainudin Amali Masih Tunggu Permintaan Maaf Malaysia Terkait Penganiayaan Suporter Indonesia

"Saya tetap menunggu surat resmi (dari Malaysia)," ujar Zainudin pasca insiden pengroyokan suporter Indonesia.

Editor: Bobby Wiratama
KOMPAS.com/RAKHMAT NUR HAKIM
Politisi Golkar Zainudin Amali usai bertemu Presiden Joko Widodo membicarakan posisi menteri 

TRIBUNPALU.COM - Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali masih menunggu permintaan maaf resmi Malaysia setelah sepekan lebih pasca insiden pengroyokan suporter Indonesia.

"Saya tetap menunggu surat resmi," ujar Zainudin usai mengikuti Rapat Pleno di Kantor DPP Golkar, Rabu (27/11/2019).

Setelah peristiwa itu, Pemerintah Indonesia melalui Kemenpora telah melayangkan nota protes. Nota protes yang bernomor 11.22.12/SET/XI/2019 dan tertanggal 22 November 2019 tersebut ditujukan kepada Pemerintah Malaysia akibat insiden suporter yang terjadi tersebut.

Sehari berikutnya, Menteri Belia dan Sukan (Menteri Olahraga) Malaysia Syed Saddiq pun meminta maaf.

Permintaan tersebut disampaikannya melalui akun Twitter.

Kendati sudah meminta maaf, Kemenpora memastikan nota protes tidak akan dicabut. Adapun isi dari nota protes tersebut sebagai berikut:

Menpora Malaysia Syed Saddiq Minta Maaf Lewat Twitter, Menpora RI Zainudin Amali Lontarkan Kritik

Usai Sebut Kerusuhan di Malaysia Hoaks, Kini Syed Saddiq Minta Maaf dan Akui Ada Pemukulan

1. Melakukan proses hukum atas terjadinya penganiayaan yang dilakukan oleh oknum suporter Malaysia terhadap suporter Indonesia secara prosedural obyektif dan transparan.

2. Menyampaikan permohonan maaf secepatnya kepada Pemerintah Republik Indonesia, karena ketika insiden serupa terjadi di Stadion GBK pada tanggal 5 September 2019, maka langsung besok paginya Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia menyampaikan permohonan maaf.

Itikad baik permohonan maaf ini sesungguhnya pernah dilakukan oleh Menteri Sukan dan Belia Malaysia Khairy Jamaluddin pada tanggal 20 Agustus 2017 langsung kepada Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia saat berlangsung SEA Games 2017 di Kuala Lumpur akibat insiden bendera yang terbalik.

Di sisi lain, Zainudin tetap masih menunggu surat permintaan maaf resmi pemerintah Malaysia.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved