Dua Warga Desa Balukang, Donggala Ditangkap karena Bius Ikan

Ditpolairud Polda Sulteng berhasil meringkus dua orang yang diduga menangkap ikan dengan menggunakan bahan kimia atau bius ikan.

Dua Warga Desa Balukang, Donggala Ditangkap karena Bius Ikan
TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Terduga pelaku pembius ikan yang diamankan di Markas Polairud Polda Sulteng, Selasa (10/12/2019). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Kepolisian Daerah Sulawesi Tengah, berhasil meringkus dua orang yang diduga menangkap ikan dengan menggunakan bahan kimia atau bius ikan.

Dua orang terduga pelaku itu diamankan di Markas Polairud Polda Sulteng.

Keduanya ditangkap saat melakukan aksinya di wilayah perairan Kabupaten Donggala, Provinsi Sulawesi Tengah.

Kedua terduga pelaku itu bernama Amran (35) dan Jufrianto (32).

Keduanya warga Desa Balukang, Kecamatan Sojol, Kabupaten Donggala.

Ditarik ke Mabes Polri, Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Harianto Pamitan ke Anggota Polres Poso

Jurnalis Sulteng Lintas Platform Ikuti Workshop Etika dalam Mengabarkan

Bawaslu Sulteng Prediksi Kasus Pelanggaran Netralitas ASN Kembali Terulang di Pilkada 2020

Direktur Polairud Polda Sulteng Indra Rathana mengatakan, keduanya ditangkap pada 2 Desember 2019 lalu.

Penangkapan itu hasil patroli petugas yang menggunakan KP Pelukan di perairan Kecamatan Sojol.

Petugas menemukan sebuah perahu tanpa nama, setelah dilakukan pemeriksaan ternyata kapal tersebut digunakan untuk menangkap ikan menggunakan racun kamanre.

"Sehingga patut diduga melanggar tindak pidana perikanan," kata Indra, sapaannya.

Selanjutnya tersangka dan barang bukti diserahkan ke Ditpolairud Polda Sulteng guna proses penyidikan lebih lanjut.

Adapun barang bukti yang berhasil diamankan, di antaranya 1 unit perahu, 1 unit generator, 1 unit mesin penggerak, 1 kantong plastik racun ikan, dan 4 lampu penerangan dan beberapaa barang bukti lainnya.

Atas perbuatannya tersebut, dua terduga pelaku dikenakan pasal 08 ayat 1 junto pasal 84 ayat 1 uu ri no 31 tahun 2004 tentang perikanan, dengan hukuman badan selama 6 tahun penjara. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved