HMI Komisariat Hukum Universitas Tadulako Beri Bantuan untuk Korban Banjir Lumpur di Desa Poi

HMI Komisariat Hukum Universitas Tadulako turut membantu korban banjir lumpur di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi.

TribunPalu.com/Haqir Muhakir
HMI Komisariat Hukum Universitas Tadulako turut membantu korban banjir lumpur di Desa Poi, Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, Kamis (12/12/2019) sore. 

Untuk penanganan awal kata Camat, pihaknya sudah mendapat bantuan alat berat.

Alat berat membuka akses jalan yang sempat tidak bisa dilalui selama 6 jam sejak pukul 06.00 wita.

Pantauan TribunPalu.com, saat ini belasan rumah warga yang paling parah diterjang banjir lumpur sudah ditinggal penghuninya.

Warga Terdampak Banjir Lumpur di Sigi Mulai Dikumpulkan di Satu Titik Pengungsian

Desa Poi Diterjang Banjir Lumpur, Jalan Lintas Palu-Bangga Sempat Lumpuh Selama 6 Jam

Terancam Banjir Lumpur, Warga 1 Desa di Kabupaten Sigi Dievakuasi ke Tempat Aman

Isi rumah yang terdampak banjir lumpur sudah dikeluarkan dan dipindahkan ke tempat yang aman.

Jalil melanjutkan, untuk saat ini, warga yang terdampak banjir lumpur dievakuasi di daerah yang aman.

"Dievakuasi di lokasi huntara yang dibangun di lokasi aman dari banjir," tambah Jalil.

Dari keterangan warga yang terdampak langsung, banjir yang membawa amaterial lumpur dan pasir itu menerpa sejumlah rumah di sekitar sungai.

Banjir itu tiba setelah Desa Poi dan sekitarnya dilanda hujan deras Minggu dini hari.

" Jam-jam 6 itu banjir sudah masuk ke rumah, sudah dengan lumpur," ungkap Nasir, warga yang rumahnya rusak parah akibat banjir lumpur. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved