Sulteng Hari Ini

Kepala BNPB Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Bulapapu, Sigi

Tiba di lokasi banjir bandang, Doni Monardo meninjau jalan dan tumah warga yang tertimbun lumpur materi yang dibawa banjir.

Kepala BNPB Doni Monardo Tinjau Lokasi Banjir Bandang di Desa Bulapapu, Sigi
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Kepala BNPB Doni Monardo bersama rombongan, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Bulapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (14/12/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, SIGI - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Doni Monardo, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Bulapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (14/12/2019) siang.

Kepala BNPB Doni Monardo tiba di Kota Palu pukul 10.13 wita, bersama Gubernur Sulteng H Longki Djanggola dan sejumlah forum komunikasi pimpinan daerah di Sulteng dan Kabupaten Sigi.

Tiba di lokasi banjir bandang, Doni Monardo meninjau jalan dan tumah warga yang tertimbun lumpur materi yang dibawa banjir.

Kemudian Kepala BNPB Doni Monardo bertemu dengan puluhan warga Desa Bulapapu yang terdampak.

Doni Monardo mengatakan, kehadirannya di lokasi banjir bandang itu untuk membuktikan bahwa negara hadir saat warganya membutuhkan.

Personel TNI-Polri Bantu Warga Bersihkan Puing Material Banjir Bandang Desa Bulapapu

Pemkab Sigi Dirikan Posko Kesehatan untuk Korban Banjir Bandang di Desa Bulapapu

"Untuk memberikan perhatian prioritas kepada masyarakat yang terdampak bencana," kata Doni Monardo.

Kehadirannya juga memberikan bantuan uang tunai untuk penanggulangan bencana bagi korban di Desa Bulapapu sebesar Rp500 juta.

Selain itu, pertemuannya dengan Gubernur Sulteng untuk menyerahkan bantuan dana hibah luar negeri sebesar Rp2 miliar.

Kepala BNPB Doni Monardo bersama rombongan, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Bulapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (14/12/2019) siang.
Kepala BNPB Doni Monardo bersama rombongan, meninjau lokasi banjir bandang di Desa Bulapapu, Kecamatan Kulawi, Kabupaten Sigi, Sabtu (14/12/2019) siang. (TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin)

Anggaran tersebut untuk pembibitan pohon yangbakan ditanam di daerah-daerah rawan bencana longsor dan banjir di Sulawesi Tengah.

"Semoga dana ini bisa memproduksi bibit-bibit tanaman yang memiliki nilai ekonomis teyap juga memiliki fungsi nolai ekologis," tambah Doni Monardo.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved