Breaking News:

Liga 1 2019

Beri Sambutan di Seremoni Bambang Pamungkas, Anies Baswedan: Dia Bukan Milik Jakarta, Tapi Indonesia

“Bambang Pamungkas memang mengakhiri perannya di Lapangan hijau. Tetapi legendanya tidak akan pernah berhenti dalam sejarah Persija” kata Anies

Penulis: Bobby W | Editor: Imam Saputro
Dok. Persija.id
Bambang Pamungkas memamerkan Plakat yang diterimanya dari Anies Baswedan dan Bung Ferry 

“Dua puluh tahun Bepe menjadi legenda di lapangan hijau. Dia menjadi inspirasi anak-anak kita,” puji dia.

“Dia (Bambang Pamungkas) menunjukkan sportivitas, dia bukan hanya milik Jakarta tetapi menjadi idola Indonesia,” kata Anies menambahkan.

Pidato Perpisahan dari Bambang Pamungkas

Dalam seremoni tersebut, Bepe memberikan sebuah pidato perpisahan.

“Laki-laki sejati tidak menangis. Tapi hati berdarah." buka Bepe dalam pidatonya.

"Izinkan saya jadi laki-laki sejati dengan tidak banyak bicara. Kawan-kawan, terima kasih ke seluruh tim Persija atas perjuangan luar biasa. Menguras emosi, tenaga, dan kesabaran." lanjut pria yang memulai karirnya dari Diklat Salatiga tersebut.

Di dalam pidato tersebut, ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh elemen di Persija.

"Terima kasih sebesar-besarnya untuk Direksi Persija atas kerja samanya selama saya di sini. Terima kasih untuk Pemda DKI dan Gubernur, yang sudah dukung Persija,Dan tidak lupa, untuk kalian semua pendukung Persija, yang hadir hari ini dan di mana pun kalian berada. ” kata Bambang Pamungkas.

Bepe juga membahas beberapa kenangan pahit manis selama membela panji Macan Kemayoran.

"Saya pernah merasakan menjadi pemain terbaik, top skorer di sini. Saya juga pernah juara di sini, saya juga pernah patah kaki di sini, depresi di sini, dan dianggap pengkhianat. Dengan segala kondisi, kalian semua tetap berada di belakang saya. Saya mau ucapkan terima kasih sebesar-besarnya dari hati paling dalam,” sambung Bepe.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved