Breaking News:

Terkini Daerah

Malu Dilabeli Keluarga Miskin, 1.982 KK Penerima Bantuan PKH di Jombang Mundur

Menurut Sholeh, banyaknya warga Jombang yang mundur dari daftar penerima bantuan PKH, kemungkinan karena adanya labelisasi

Editor: Bobby Wiratama
DOK. PENDAMPING PKH KAB. JOMBANG
Pemasangan stiker keluarga pra sejahtera atau penerima bantuan sosial di salah satu rumah KPM PKH di Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Labelisasi rumah penerima bantuan PKH dilakukan Pemkab Jombang pada 10 hingga 30 November 2019. 

TRIBUNPALU.COM - Sebanyak 1.982 Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, mengundurkan diri.

Kepala Dinas Sosial Pemkab Jombang Mochammad Sholeh mengungkapkan, sejak pertengahan November 2019, ada 1.982 KPM PKH yang mundur.

Pengunduran diri dari hampir 2.000 warga penerima bantuan PKH tersebut kini sedang diproses yang dilaporkan kepada Kementerian Sosial.

"Laporan yang mundur cukup banyak, sejak pertengahan bulan November ada 1.982 yang mundur," ujar Sholeh, saat dihubungi Kompas.com, Rabu (18/12/2019).

Menurut Sholeh, banyaknya warga Jombang yang mundur dari daftar penerima bantuan PKH, kemungkinan karena adanya labelisasi pada setiap rumah dari keluarga penerima bantuan PKH.

Tinjau Lokasi Ibu Kota Baru, Mobil Rombongan Menteri Hampir Masuk ke Jurang

Seorang Kakek di Sulawesi Habiskan Rp1,4 Miliar untuk Nikahi Gadis Muda, Sang Istri Malah Selingkuh

Dia mengatakan, sejak pertengahan bulan lalu, Pemkab Jombang bekerja sama dengan pemerintahan desa, melakukan labelisasi rumah penerima bantuan PKH dengan cara menempelkan stiker pada pintu, dinding ataupun kaca di bagian depan rumah.

Sholeh menuturkan, labelisasi rumah tersebut dilakukan untuk verifikasi, sekaligus untuk memastikan kepantasan atau kelayakan pemilik rumah untuk menerima bantuan sosial.

Adapun label berupa stiker yang ditempel di setiap rumah warga penerima bantuan PKH, memuat tulisan Keluarga Pra Sejahtera atau Penerima Bantuan Sosial.

Di dalam stiker pada bagian bawah, tertera jenis bantuan yang diterima dari keluarga dari rumah tersebut. Jenis bantuan itu meliputi PKH, BPNT, KIS APBN, serta KIP dan beberapa jenis bantuan lainnya.

Saat petugas pendamping PKH bersama perangkat Pemerintahan Desa hendak memasang stiker di setiap rumah banyak warga yang menolak rumah ditempeli identitas sebagai keluarga penerima bantuan sosial.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved