Breaking News:

Wiranto Minta OSO Mundur dari Ketum Hanura: Dia Hanya Menjabat sampai Tahun 2019

Mantan ketua umum Partai Hanura Wiranto meminta Oesman Sapta Odang ( OSO) mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

KOMPAS.com/Deti Mega Purnamasari
Wiranto saat datang ke Kantor Kemenkopolhukam, Rabu (22/10/2019) 

TRIBUNPALU.COM - Mantan ketua umum Partai Hanura Wiranto meminta Oesman Sapta Odang ( OSO) mengundurkan diri sebagai Ketua Umum Partai Hanura.

Wiranto mengatakan, dalam pakta integritas yang ditandatangani OSO dalam Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) 2016 disepakati bahwa mantan Ketua DPD itu hanya menjabat sebagai Ketua Umum Partai Hanura hingga 2019.

Pada Munaslub itu, OSO menggantikan Wiranto sebagai ketua umum Hanura

"Saksinya ada Subagyo HS, beliau (OSO) akan menggantikan saya. Beliau menjabat Ketum sampai tahun 2019," kata Wiranto.

Wiranto menjelaskan, dalam pakta integritas itu juga disebutkan bahwa OSO berjanji akan taat pada AD/ART partai hingga meningkatkan suara Hanura di Pemilu 2019.

Wiranto Mengaku Heran Kenapa Dirinya Tak Diundang di Munas Hanura

Wiranto Mundur dari Wanbin Hanura, Ongen: Tak Jadi Pengurus Partai, Tak Layak Mengundurkan Diri

Jadi Pejabat Publik Sejak Era Soeharto hingga Jokowi, Wiranto: Hidup Tak Perlu Pensiun

"Dan akan menambah suara di DPR pada pemilu yang akan datang, akan memasukkan teman-teman di DPD untuk menjadi caleg Hanura, paling tidak 36 orang, malah ditambah menjadi 50 orang, Pak Subagyo dengar sendiri," ujarnya.

Wiranto mengatakan, dalam pakta integritas yang diteken, apabila semua persyaratan tak dipenuhi, OSO harus mengundurkan diri dari Ketua Umum Partai Hanura

"Kalau sampai itu tidak ditaati, maka saudara OSO sebagai ketum akan secara tulus dan ikhlas tanpa paksaan mengundurkan diri sebagai ketum Hanura," ucapnya.

Lebih lanjut, menurut Wiranto, saat ia memberikan mandat ketua umum kepada OSO, muncul berbagai isu dan anggapan bahwa Partai Hanura telah dijual kepada pengusaha tersebut.

Wiranto pun membantah isu tersebut dan mengaku tidak menerima imbalan apapun dari OSO.

"Timbul isu, Pak Wiranto jual partai ini, Pak Wiranto dapat Rp 250 miliar, ampun deh besar sekali. Saya katakan di sini tidak seperser pun saya terima duit dari OSO, bahkan saya larang kita minta uang dari OSO," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wiranto Minta OSO Mundur dari Ketum Hanura", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved