Ular Kobra 4 Meter Ditemukan di Gowa,Sulsel, Empat Warga Dipatuk, Dua Tewas

Warga Desa Mamampang, Kecamatan Tombolopao, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, digegerkan dengan fenomena ular kobra sepanjang empat meter masuk ke pek

aboutanimals.com
ILUSTRASI ular. 

Ia juga menjelaskan, ular kobra sesungguhnya habitat ular kobra memang berdekata denga manusia.

"Sebetulnya kobra itu habitatnya memang berdekatan dengan manusia," kata Panji.

"Sedari dulu memang sering ditemukan di persawahan," lanjutnya.

Panji mengungkapkan, pembangunan bisa menjadi satu di antara penyebab rusaknya habitat ular kobra tersebut.

"Tapi kan seriring berjalannya waktu, sawah itu dijadikan rumah, tempat industri, jalanan, dan hal itu membuat mereka (ular) tersingkir," terang Panji.

Hal tersebut kemudian menjadikan ular kehilangan tempat tinggalnya yang pada akhirnya terjadilah fenomena seperti sekarang.

"Akhirnya mereka tidak punya habitat, dan konfliklah terjadi di situ," ujar Panji.

Usai mendapat pejelasan dari Panji, Melaney Ricardo kembali bertanya terkait ular-ular yang kabarnya tengah bertelur di bulan ini.

"Dan bener bulan Desember ini bulan bertelurnya si ular-ular itu?" tanya Melaney.

Panji Petualang kemudian menjelaskan, sebetulnya bulan Desember ini adalah bulan untuk telur-telur ular menetas.

Sementara, kata Panji, ular-ular itu bertelur pada bulan Juli lalu.

Maka dari itu sekarang kebanyakan ular yang menyerang pemukiman warga masih berukuran kecil.

Diduga ular-ular tersebut adalah ular yang baru saja menetar dari telurnya.

"Bulan menetas, kalau bertelurnya ular itu di bulan Juli," kata Panji. (Abdul Haq/Kompas.com/Tribun Jakarta)

Sebagian artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Digigit Ular Kobra Saat Berkebun, 2 Warga Gowa Tewas di Tempat",

Editor: Imam Saputro
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved