Breaking News:

Terkini Daerah

Korban Serangan Harimau di Sumsel kian Bertambah, 4 Orang Ditemukan Tewas

Korban konflik harimau dan manusia di Pagaralam dan Lahat, Sumatera Selatan bertambah menjadi empat orang.

Editor: Bobby Wiratama
Istimewa
Pemasangan spanduk imbauan di lokasi jalur harimau untuk mengantisipasi jatuhnya korban lagi. Pemasangan itu dilakukan oleh pihak BKSDA Sumatera Selatan 

TRIBUNPALU.COM - Korban konflik harimau dan manusia di Pagaralam dan Lahat, Sumatera Selatan bertambah menjadi empat orang.

Korban terbaru adalah Suhadi (50) petani asal Desa Pajar Bulan, Kecamatan Mulak Ulu, Kabupaten Lahat, Sumatera Selatan. Mayat Suhadi ditemukan pada Minggu (22/12/2019).

Sekretaris Desa Pajar Bulan Yong Liza mengatakan, jenazah Suwadi ditemukan di kebunnya, areal Lekung Benuang, Desa Pajar Bulan, Kecamatan Muara Ulur, Kabupaten Lahat.

Saat ditemukan, kondisi jenazah Suwandi sudah dalam keadaan membusuk. Suhadi diperkirakan sudah tewas selama dua hari.

"Masih ada potongan tubuh yang belum ditemukan," kata Yong, melalui sambungan telepon.

Jonatan Christie Pamer Foto Bareng Ibunda, Warganet Kompak Ngegombal: Selamat Hari Ibu Calon Mertua!

Polisi Ungkap Kronologi Kecelakaan Maut di Pasuruan, Berawal dari Sopir Mengantuk

Yong menjelaskan, korban sebelumnya berada di kebun kopi sembari menunggu durian yang saat ini sedang memasuki musim panen.

Jarak antara kebun dan pemukiman warga sekitar 2 kilometer.

Namun, sejak pamit untuk berkebun, Suwadi tak kunjung pulang hingga akhirnya dilakukan pencarian dan ditemukan mayatnya.

"Yang pertama menemukan adalah keluarganya sendiri. Korban memang menginap di kebun. Karena lagi menunggu durian jatuh, kalau tidak ditunggu, duren itu habis dimakani kera," ujarnya.

Lokasi kebun tempat korban, merupakan kawasan di luar hutan lindung.

Sejak tiga kejadian yang merenggut korban jiwa, Bupati Lahat serta pemerintah desa telah mengimbau kepada warga untuk menghentikan aktivitas di kebun.

Namun, imbauan itu tak bisa sepenuhnya dijalankan masyarakat. Pasalnya, mereka tidak memiliki pemasukan lain selain dari berkebun.

Kapolres Lahat AKBP Irwansyah membenarkan adanya kejadian tersebut. Menurutnya, petugas sedang turun ke lapangan untuk melakukan olah TKP.

“Kapolsek dan anggota sedang cek info tersebut. Tapi hujan sangat lebat sehingga menyulitkan petugas untuk ke lapangan dan melakukan olah TKP,” singkat Irwansyah.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Korban Serangan Harimau di Sumsel Bertambah, Sudah 4 Orang Tewas", 

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved