Natal dan Tahun Baru 2020

Puncak Arus Mudik Natal & Tahun Baru, Pelabuhan Pantoloan Kota Palu Alami Lonjakan Penumpang

Puncak arus mudik libur tahun baru jalur transportasi laut di Pelabuhan Pantoloan terjadi, Kamis (26/12/2019) siang.

Puncak Arus Mudik Natal & Tahun Baru, Pelabuhan Pantoloan Kota Palu Alami Lonjakan Penumpang
TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Kondisi puncak arus mudik libur tahun baru di Pelabuhan Pantoloan Kota Palu, Kamis (26/12/2019) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Puncak arus mudik libur tahun baru jalur transportasi laut di Pelabuhan Pantoloan terjadi, Kamis (26/12/2019) siang.

Sekitar pukul 10.00 wita, KM Lambelu sandar di anjungan Pelabuhan Pantoloan Palu dengan membawa sebanyak 450 orang.

Sekitar 1.300 penumpang naik kapal dengan rute pelayaran Balikpapan.

Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Teluk Palu, Abd Rahman mengatakan, lonjakan penumpang arus mudik libur tahun terjadi hari ini.

"Jumlah penumpang meningkat lebih dari 100 persen, yang pemberangkatan sebelumnya hanya sekitar 600 orang sekarang sampai 1.300 penumpang," ungkap Abd Rahman.

KM Lambelu dengan penumpang sebanyak 1.300 orang itu memulai pelayaran dari Pelabuhan Pantoloan Kota Palu sekitar pukul 11.35 wita.

Ciptakan Kamtibnas, Polisi Gelar Razia Penumpang Kapal di Pelabuhan Pantoloan

Puncak Arus Balik di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu Diperkirakan Terjadi Tanggal 15-20 Juni 2019

Lanjut Rahman, sapaannya, penumpang terbanyak yang berangkat dari Pelabuhan Pantoloan Kota Palu, adalah penumpang tujuan pelabuhan Balikpapan.

Kemudian tujuan Surabaya, dan sejumlah daerah di Ternate dan Pulau Papua.

Rahman menambahkan, dalam proses kedatangan maupun pemberangkatan, tidak ada kendala yang berarti.

Karena menurutnya, seluruh stakeholder yang terlibat baik TNI-Polri, Basarnas, tim medis, Pelni, bekerja sama untuk mengantisipasi seluruh kemungkinan kejadian yang tidak diharapkan.

"Jadi kendala yang kita hadapi tidak ada," tambah Rahman.

Penumpang Kapal Dirazia di Pelabuhan Pantoloan, Kota Palu

Membludaknya jumlah penumpang itu membuat para penumpang berdesak-desakan di pintu masuk menuju geladak kapal.

Petugas di pelabuhan menyiapkan 2 tangga untuk digunakan penumpang yang berangkat maupun turun dari kapal.

Ditambah satu tangga yang digunakan untuk keadaan darurat, untuk evakuasi penumpang yang membutuhkan perawatan medis serta jalan petugas bagasi yamg membawa batang penumpang. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved