Prostitusi Berkedok Kawin Kontrak di Puncak, Pengakuan Muncikari: Kebanyakan Pelanggan Minta Janda

Praktik prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor dibongkar Polres Bogor. Ini pengakuan sang muncikari.

YouTube Talk Show tvOne
Tersangka muncikari kasus prostitusi berkedok kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

TRIBUNPALU.COM - Tersangka muncikari kawin kontrak di kawasan Puncak, Kabupaten Bogor menuturkan proses ijab kabul yang dilakukan dengan pelanggannya yang merupakan turis Arab.

Rupanya, ada beberapa kriteria yang disampaikan oleh turis Arab dan calon istri kontraknya.

Kebanyakan turis Arab meminta wanita janda, sedangkan calon istri kontrak meminta pria yang tidak kasar.

Dilansir TribunnewsBogor.com dari kanal YouTube Talk Show tvOne Selasa (31/12/2019), muncikari ON (46) mengaku sudah tiga bulan menjalani profesinya tersebut.

Ia juga mengaku hubungan dengan IN, yang juga merupakan tersangka muncikari lainnya, adalah teman.

"Ibu mencari perempuannya dari mana?" tanya host, Balqis Manikam.

"Dari kabar-kabar dari temannya, ini ada yang mau, terus kasih nomernya, terus saya telepon," jelas ON saat ditemui di Unit PPA Polres Bogor.

Menurut ON, calon istri kontra ini biasanya menawarkan sendiri kepada dirinya.

"Kadang ada yang mau, dia minta nanyain kabar-kabar dari temannya," jelas ON.

Kemudian ON juga mengungkap kalau kebanyakan turis asing meminta wanita yang pernah menikah.

Halaman
1234
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Tribun Bogor
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved