Kapolda Sulteng Akui Sulitnya Medan di Hutan Poso Jadi Kendala Pemburuan Teroris

Kapolda Sulteng mengaku kesulitan memburu anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dan partisipannya.

Kapolda Sulteng Akui Sulitnya Medan di Hutan Poso Jadi Kendala Pemburuan Teroris
TRIBUNPALU.COM/Muhakir Tamrin
Kapolda Sulteng Irjen Polisi Syafril Nursal 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Irjen Polisi Syafril Nursal, mengaku kesulitan memburu anggota kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso dan partisipannya.

Kesulitan dalam operasi pemberantasan teroris Poso itu, kata Kapolda Syafril, dipengaruhi faktor wilayah atau medan berbukit dan hutan luas.

"Kesulitan kita medannya sementara terduga pelaku teroris berada di daerah itu," ungkap Syafril.

Hal itu disampaikan Kapolda Syafril saat menyampaikan perpanjangan waktu Operasi Tinombala, Kamis (2/1/2020) sore.

Meski operasi pemberantasan terhambat medan, namun Kapolda Syafril menegaskan bahwa hal itu tidak mengendorkan presure personel di lapangan.

Satgas Tinombala Tangkap 5 Orang yang Akan Bergabung MIT Poso Pimpinan Ali Kalora

Seorang Personel Brimob Polda Sulteng Gugur Usai Ditembak Kelompok MIT Poso

Ditarik ke Mabes Polri, Kapolda Sulteng Lukman Wahyu Harianto Pamitan ke Anggota Polres Poso

Diketahui, saat ini jumlah DPO yang masih diburu dan diduga masih berkeliaran di sejumlah daerah di Sulawesi Tengah sebanyak 10 orang.

Sebelumnya, Kapolda Syafril Nursal, berjanji bakal memburu semua anggota teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Poso, sampai tuntas.

"Operasi (perburuan MIT Poso, red) tidak akan pernah berhenti sampai pelaku terorisme habis," tegas Kapolda Syafril.

Pemberantasan teroris MIT Poso dalam Operasi Tinombala itu melibatkan pasukan gabungan dari sejumlah kesatuan.

Di akhir tahun 2019, Operasi Tinombala itu kembali diperpanjang atas persetujuan Kapolri Idham Azis.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved