Breaking News:

Marak Kapal Ikan Asing Masuk Indonesia lewat Natuna, Ratusan TNI dan Alutsista Disiagakan

Ratusan prajurit TNI dan alat utama sistem senjata (alutsista) disiagakan di wilayah perairan Natuna karena maraknya Kapal Ikan Asing (KIA).

DOK TNI via Kompas.com
Panglima Komondo Gabungon Wilayah Pertahonan | (Pangkogabwilhan I) Laksamana Madya (Laksdya) TNI Yudo Morgono menggelar apel pasukan intensitas operasi rutin TNI dalam pengamanan laut Natuna di pelabuhan Selat Lampa, Ranai Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, pasukan yang terlibat yakni sekitar 600 personel dengan jumlah KRI yang ada sebanyak lima unit kapal. 

TRIBUNPALU.COM - Ratusan prajurit TNI dan alat utama sistem senjata (alutsista) disiagakan di wilayah Perairan Natuna karena maraknya Kapal Ikan Asing (KIA) yang menerobos wilayah Indonesia melalui perairan tersebut.

Prajurit TNI beserta alutsista disiagakan untuk melakukan operasi siaga tempur.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Pangkogabwilhan) I Laksdya TNI Yudo Margono mengatakan, operasi siaga tempur di wilayah perairan Natuna akan dilakukan mulai tahun ini.

Operasi juga akan melibatkan seluruh unsur, baik laut, udara dan darat.

Berikut ini fakta selengkapnya:

KIA sering langgar perairan Indonesia



Sejumlah KIA asing yang berhasil ditangkap kapal pengawasan perikanan. Saat ini KIA asing tersebut kembali merajalela melakukan pencurian ikan di perairan Natuna.
Sejumlah KIA asing yang berhasil ditangkap kapal pengawasan perikanan. Saat ini KIA asing tersebut kembali merajalela melakukan pencurian ikan di perairan Natuna. (KOMPAS.COM/HADI MAULANA)

Sejumlah Kapal Ikan Asing (KIA) belakangan marak masuk untuk mencuri ikan di perairan Natuna.

Kapal asing itu seringkali ditemukan nelayan berada di titik koordinat 108 hingga 109 sebelah utara hingga timur pulau laut.

Wilayah perairan itu menjadi tempat favorit KIA karena bersinggungan langsung dengan laut Tiongkok.

“Rata-rata KIA asal Vietnam dan China, masuknya ke sana (titik koordinat 108 hingga 109 atau sebelah utara hingga timur pulau Laut),” kata Ketua Nelayan Kabupaten Natuna, Herman kepada Kompas.com, Selasa (31/12/2019).

Halaman
123
Editor: Rizkianingtyas Tiarasari
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved