Sulteng Hari Ini

Pria di Batui, Banggai Ditangkap Polisi Karena Acungkan Pisau pada Ancam Orang Lain saat Nonton Bola

Kejadian pengancaman dengan senjata tajam itu terjadi terduga pelaku yang bernama IS (19) sedang menonton sepak bola antar dusun di Desa Hanbola, Sabt

Pria di Batui, Banggai Ditangkap Polisi Karena Acungkan Pisau pada Ancam Orang Lain saat Nonton Bola
DOK POLSEK BATUI
Terduga pelaku pengancaman saat diamankan di Mapolsek Batui, Kabupaten Banggai, Sabtu (4/1/2020) malam. 

TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Pria di Desa Honbola, Kecamatan Batui, Kabupaten Banggai Sulawesi Tengah ditangkap polisi karena mengacungkan pisau pada orang lain saat menonton bola.

Kejadian pengancaman dengan senjata tajam itu terjadi terduga pelaku yang bernama IS (19) sedang menonton sepak bola antar dusun di Desa Hanbola, Sabtu (4/1/2020) sore.

Saat sedang menonton, terduga pelaku penganiayaan IS melihat korban KK (32), warga Lamo, Kecamatan Batui, yang juga menyaksikan pertandingan tersebut.

Terduga pelaku emosi dan langsung mengejar korban yang berlari menghindari kejuaraan terduga pelaku.

Saat sedang mengejar, terduga pelaku mengambil sebilah pisau di rumah Wiwin yang tak jauh dari lapangan sepak bola dan terus mengejar korban dengan membawa sebilah pisau.

Kapolres Palu Tanam Bibit Pohon Buah-Buahan di Lingkungan Mapolres

Jabatan Komandan Batalyon Infanteri 711/Raksatama Diserahterimakan

Saat dikejar, korban terjatuh ke tanah dan mengalami luka memar di bagian muka, tangan dan dada.

Melihat kejadian tersebut beberapa orang yang saat itu sedang berada di tempat kejadian langsung menghalangi terduga pelaku agar tidak melakukan penganiayaan terhadap korban.

"Terduga pelaku melakukan pengancaman dengan cara mengejar pelapor sambil membawa sebilah pisau," jelas Kapolsek Batui, Iptu I Kadek Yoga W, Sabtu malam.

Kapolsek Yoga mengungkapkan, berdasarkan pendalaman yang mereka lakukan, percobaan penganiayaan itu dikarenakan pada hari Rabu (1/1/2020), di Lapangan Desa Honbola korban berselisih paham dengan Haslan Sabaka orang tua terduga pelaku.

Selisih paham itu terjadi karena korban pernah membawa lari anak perempuan Haslan.

Halaman
12
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved