Liga 1

Liga 1 2020 Belum Bergulir, Arema FC Sudah Didenda Rp 200 Juta karena Flare

Arema FC harus menerima kenyataan pahit karena mendapat denda sebesar Rp 200 juta sebelum Liga 1 2020 resmi bergulir.

SURYA/HAYU YUDHA PRABOWO
JUARA PIALA PRESIDEN - Aremania menyalakan flare menit akhir babak kedua Final leg kedua Piala Presiden 2019 di Stadion Kanjuruhan Kepanjen, Kabupaten Malang, Jumat (12/4/2019). Arema FC menjadi juara Piala Presiden 2019 setelah mengalahkan Persebaya Surabaya dengan skor 2-0. 

TRIBUNPALU.COM - Arema FC harus menerima kenyataan pahit karena mendapat denda sebesar Rp 200 juta sebelum Liga 1 2020 resmi bergulir.

Nasib kurang mengenakkan harus dialami Arema FC sebelum Liga 1 2020 resmi bergulir.

Komite Disiplin (Komdis) PSSI menjatuhkan denda sebesar Rp 200 juta kepada tim berjulukan Singo Edan itu.

Denda itu diterima Arema FC berdasarkan surat Komdis PSSI pada 7 Januari 2020 yang disebabkan oleh tingkah laku buruk suporter.

Tindakan suporter yang dimaksud oleh PSSI adalah penyalaan flare dalam laga kandang terakhir Arema FC melawan Bali United di Stadion Kanjuruhan pada 16 Desember 2019.

Tak hanya menyalakan flare, para suporter yang datang ke stadion juga sempat melempar flare ke dalam lapangan sehingga pertandingan sempat terhenti selama empat menit.

Sejumlah suporter juga sempat turun dari tribune timur ke dalam lapangan pertandingan.

Media Officer Arema FC, Sudarmaji tidak ingin sanksi serupa terulang pada musim Liga 1 2020.

Oleh sebab itu, Sudarmaji beserta jajaran manajemen Arema FC siap membuka komunikasi dengan suporter.

Halaman
12
Editor: Imam Saputro
Sumber: BolaSport.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved