Palu Hari Ini

Polisi yang Pistolnya Dicuri Bakal Terkena Sanksi karena Dianggap Lalai

Polisi yang pistolnya hilang dalam kasus pencurian dengan modus pecah kaca mobil, bakal kenai sanksi karena lalai.

TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Kasubdit Penmas Humas Polda Sulteng Sugeng Lestari 

Kapolres Palu Sholeh, sapaannya mengatakan, penangkapan terhadap kedua terduga pelaku berawal dari kejadian pencurian laporan pencurian dengan modus pecah kaca mobil di Jalan Diponegoro Kecamatan Palu Barat, tepatnya di depan RM Kaledo stereo.

Seorang Pria Ditemukan Gantung Diri di Jalan Batu Bata Indah Kota Palu

Cerita Perjuangan Nelayan Pantai Talise yang Harus Bangkit Pascabencana Gempa dan Tsunami di Palu

Mendapat laporan tersebut lanjut Kapolres Sholeh, kemudian Opsnal mendatangi TKP dan melakukan penyelidikan terhadap pelaku.

Dari penyelidikan itu tim opsnal mendapat info bahwa salah satu pelaku bernama Alan, yang merupakan residivis pencurian modus pecah kaca sedang berada di Kota Palu tepatnya di Asrama Ternate Jalan Selar Kota Palu.

Mendapat info tersebut, kata Kapolres Sholeh, kemudian Opsnal Polres Palu berkoordinasi dengan Resmob Jatanras Direktorat Reskrimum Polda Sulteng untuk melakukan penangkapan terhadap pelaku.

Setelah Tim melakukan penggerebekan di Asrama Ternate, tiba-tiba kedua pelaku berupaya melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 2 bangunan asrama.

Melihat kejadian jelas Kapolres, kemudian tim langsung melakukan tembakan peringatan sebanyak 3 kali namun pelaku tidak mengindahkan.

"Sehingga tim langsun menembak pelaku secara terukur sehingga mengenai kaki pelaku dan terjatuh," ungkap Kapolres Sholeh.

Seyelah berhasil mengamankan keduanya, terduga pelaku itu disampaikan bawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untik mendapatkan penanganan medis.

Kedua ditembak di kaki, sebab membahayakan polisi di lapangan karena membawa senpi.

Terlebih lagi, salah satunya adalah residivis di Kota Manado.

"Sehingga tidak ada alasan bagi pelaku kejahatan di kota Palu yang tidak kita berikan tindakan tegas bila perlu dan membahayakan kita matikan," tegas Kapolres Sholeh. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved