Bermoduskan Minta Diantar, Pria Parigi Ini Rampas Beberapa Motor, Melawan Saat Hendak Ditangkap

Terduga pelaku pencurian motor dengan modus minta tolong agar diantar ke suatu tempat itu, ditangkap polisi di Desa Ongka, Kecamatan Malino, Kabupaten

tribunpalu/haqir
Terduga pelaku pencurian motor dengan modus minta antar, digelandang ke Mapolres Sigi, Senin (20/1/2020) siang. 

"Selain itu, tersangka juga melakukan aksi begal," tambah Kapolres Andi.

Pada saat ditangkap, lanjut Kapolres Andi, terduga pelaku sempat melarikan diri di semak-semak di belakang rumahnya.

Namun tim dari Polres Sigi terus melakukan penyisiran hingga menemukan terduga pelaku.

Diduga Terlibat Aktivitas Tambang Ilegal di Sigi, 4 Warga Diamankan ke Polda Sulteng

" Saat ditangkap tersangka sempat melawan, sehingga harus dilumpuhkan dengan 3 kali tembakan," ungkap Andi.

Kepada tersangka, disangkakan Pasal yang di sangkakan pasal 365 Ayat 1 ke 1 KUHPidana jo Pasal 65 Ayat 1 KUHPidana dengan kurungan penjara 9 tahun.

Kasus tersebut juga terus dikembangkan oleh penyidik Polres Sigi, karena diduga terduga pelaku tidak hanya sendiri dalam melakukan aksinya.

"Diduga ini jaringan," terangnya.

Sementara itu, terduga pelaku Moh Arbiansyah mengaku, uang hasil penjualan motor curian itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.

"Untuk keperluan setiap hari, istri tidak tahu itu uang hasil begal," ungkap Arbiansyah.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved