Breaking News:

4 Anak di Palu Ditangkap Polisi karena Diduga Terlibat Jambret, Begal, dan Rampok

Sebanyak 4 orang anak ditangkap anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Palu Selatan karena diduga terlibat tindak pidana jambret, begal, dan rampok, khus

TribunPalu.com/Haqir
Wakapolres Palu Kompol Abdul Azis saat memperlihatkan barang bukti tindak pidana C3 yang diamankan anggota Polsek Palu Selatan, di Mapolres Palu, Selasa (21/1/2020) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU - Sebanyak 4 orang anak ditangkap anggota Kepolisian Sektor (Polsek) Palu Selatan karena diduga terlibat tindak pidana curat,curas,curanmor (C3).

Wakapolres Palu Kompol Abdul Azis mengatakan, empat anak itu terlibat di sejumlah kasus pencurian dengan kekerasan dan kasus pencurian kendaraan bermotor.

Modusnya beragam, seperti kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dengan cara melukai korbannya dan mengambil barang berharga.

Serta aksi membongkar rumah warga kemudian masuk dan mengambil barang di dalam rumah.

"Pelaku Curanmor melakukan aksinya dengan mengambil sepeda motor yang diparkir dan merusak kunci," jelas Wakapolres Azis.

Ke-4 anak yang terlibat kasus C3 itu adalah CP (16), MA (16) RD (17), dan BM (17).

Mereka terlibat dalam 3 kasus C3 yang terjadi di sejumlah wilayah di Kota Palu.

Yakni untuk anak bernama CP melakukan aksinya di kos-kosan Jalan Touwa, Kota Palu, ia mencuri sejumlah alat elektronik berharga.

Atas tindakannya, CP diduga melanggar pasal 365 KUHPidana, dalam laporan LP/B-02/ I /2020/Res - Palu/Sek-Palsel, tanggal 11 Januari 2020 tentang Curat.

Kemudian terduga pelaku MA (16) dan RD (17) melakukan aksi begalnya dengan cara mengancam di Jalan Basuki Rahmat lorong Kancil.

Dari tangan keduanya polisi menyita 1 unit motor dan senjata tajam jenis badik, mereka diduga melanggar pasal 365 KUHPidana, dalam laporan LP/ B-04 / I / 2020 /Res - Palu/Sek-Palsel, tanggal 14 Januari 2020 tentang Curas.

Selanjutnya, MA kembali kembali melakukan aksinya bersama rekannya BM (17) dam seorang pria lainnya BM alias D (28).

Ketiganya, melakukan aksinya di Jalan I Gusti Ngurah Rai dengan cara menyatroni rumah warga dan mencuri sebuah televisi dan kompor gas.

"Mereka diduga melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4e,5e KUHPidana, dengan laporan LP/B-06 / I / 2020 /Res - Palu/Sek-Palsel, tanggal 15 Januari 2020 tentang Curat," tambah Wakapolres Azis.

Selain itu, tambah Wakapolres Azis, anggota Polsek Palu Selatan juga menangkap sejumlah pria lainnya yang terlibat kasus C3.

Yakni pria yang bernama SD alias J (39), dari tangannya disita 4 unit handphone dan surat-surat kendaraan, di Jalan I Gusti Ngurah Rai, Kota Palu.

SD diduga melanggar pasal 363 ayat 1 ke 4e, 5e KUHPidana, dengan laporan LP/B-07 / I / 2020 /Res - Palu/Sek-Palsel, tanggal 16 Januari 2020 tentang Curanmor.

"Untuk pelaku Curas, Curat serta Curanmor dikenakan Pasal 365 maupun 363 KUHPidana dengan acaman hukuman paling lama 9 Tahun," terangnya.

Terakhir Polsek Palu Selatan juga menangkap seorang yang DPO yang kabur sejak bencana alam 28 September 2018 lalu.

Yakni DPO atas nama KL (29), ditangkap dengan sebuah bilah parang.

Pasal yang disangkakan ialah pasal 351 ayat (1) KUHPidana, dengan laporan LP/B-536 / VIII / 2019 /Res - Palu/Sek-Palsel, tanggal 25 Agustus 2019 tentang penganiayan.

(TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved