Breaking News:

Polda Jateng Tolak Penangguhan Ratu Keraton Agung Sejagat, Ini Alasannya

Polda Jawa Tengah (Jateng) menolak permintaan penangguhan penahanan Ratu Keraton Agung Sejagat.

Editor: Imam Saputro
Tangkapan Layar Kompas TV
Totok Santosa Hadiningrat Pimpinan Keraton Agung Sejagat Purworejo 

TRIBUNPALU.COM - Polda Jawa Tengah (Jateng) menolak permintaan penangguhan penahanan Ratu Keraton Agung Sejagat.

Ratu Keraton Agung Sejagat Fanni Aminadia sebelumnya dikabarkan meminta adanya penangguhan penahanan untuk dirinya.

Berkaitan penangguhan itu, Direskrimum Polda Jateng Kombes Pol Budhi Haryanto mengatakan, pihaknya menolak penangguhan tersebut.

"Kita dari penyidik merasa tidak perlu ditangguhkan," ungkap dia saat berada di Mapolresta Solo, Jumat (24/1/2020).

Dikatakan, ada beberapa pertimbangan seperti bisa melarikan diri hingga menghilangkan barang bukti.

Berdasarkan hal tersebut, penyidik masih melakukan penahanan pada dua tersangka tersebut.

Polisi menyebut masih ada kemungkinan tambahan tersangka kasus Keraton Agung Sejagat (KAS).

Sampai saat ini memang hanya dua tersangka yakni raja dan ratu Toto Santoso dan Fanni Aminadia.

Namun, pihaknya juga tidak menutup kemungkinan bahwa ada tersangka lain dalam kasus Keraton Agung Sejagat.

"Belum ada tambahan (tersangka), tapi kami yakini ada tersangka lain," dia.

Pihaknya mengaku masih perlu mencari bukti untuk menjerat tersangka baru.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved