Cegah Penyebaran Virus Corona, Bandara Palu Perketat Pemeriksaan Kesehatan Penumpang

Upaya pencegahan penyebaran virus corona juga dilakukan KKP Kelas III Palu di pintu kedatangan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu.

Cegah Penyebaran Virus Corona, Bandara Palu Perketat Pemeriksaan Kesehatan Penumpang
TribunPalu.com/Haqir Muhakir
Petugas dari Kantor Kesehatan Pelabuhan melakukan pemeriksaan pada penumpang pesawat yang tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Senin (27/1/2020) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Upaya pencegahan penyebaran virus corona juga dilakukan Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas III Palu di pintu kedatangan Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, Senin (27/1/2020) siang.

Setiap penumpang pesawat yang tiba di Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu diperiksa dengan alat khusus pendeteksi suhu badan.

Sampai dengan Senin siang pukul 12.18 WITA, tercatat ada tiga penerbangan yang tiba di Bandara Palu.

Yakni penerbangan asal bandara di Morowali, bandara di Tolitoli, dan bandara di Makassar.

Petugas yang melakukan pemeriksaan itu dari Kementerian Kesehatan RI melalui KKP Palu.

Koordinator Wilayah Kerja Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu, dr Lisda Ulya Khairlika mengatakan, tim mereka sudah soiap siaga di pintu kedatangan itu sejak Minggu (26/1/2020).

Meski Virus Corona sedang Viral, Warga Solo, Jawa Tengah Masih Tak Takut Konsumsi Kelelawar

Bantah Kabar Virus Corona Berasal dari Kelelawar, Menkes Terawan: Tetap Waspada dan Hidup Sehat

Virus Corona Wuhan Diduga Telah Menginfeksi 100.000 Orang di Dunia

Kehadiran mereka di bandar udara itu untuk memastikan bahwa virus corona alias novel coronavirus (2019-nCoV) itu tidak menyebar luas di Kota Palu dan sekitarnya.

"Dalam rangka kesiapsiagaan terhadap virus corona, kami melakukan pemeriksaan visual bagi setiap penumang yang datang ke Bandara Mutiara Sis Aljufri Palu," dr Lisda, sapaannya.

Lanjut dr Lisda, pemeriksaan dilakukan dengan alat termometer infraret dan termalscener di pintu kedatangan, saat penumpang turun dari pesawat.

Kata Lisda, agar tidak ada penumpang yang terlewat pemeriksaannya, setiap penumpang yang datang lewat pintu kedatangan, ditembak dulu dengan infraret, setelah itu dilakukan pengecekan ulang dengan termalscener.

Sesuai SOPnya kata Lisda, jika ada penumpang dari daerah terjangkit virus corona, atau penumpang yang sedang batuk pilek dan ada gejala atau demam perlu pemeriksa lebih lanjut.

"Jadi kami periksa dulu apakah dari daerah terjangkit atau tidak, gejala yang ada dipastikan kembali," jelasnya.

Kalau pun seandainya kata Lisda, jika ada penumpang terindikasi, maka pihaknya akan hubungi rumah sakit rujukan untuk melakukan karantina atau isolasi.

Yaitu Rumah Sakit Undata Palu, yang telah menyediakan ruang khusus bagi pasien virus tersebut.

"Sejauh ini belum ada satupun di bandara dari sejak Minggu (25/1/2020) mulai dilakukan pemeriksaan, dan kami akan di sini sampai masalah teratasi," tandas dr Lisda. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved