Breaking News:

Virus Corona

Meski Virus Corona sedang Viral, Warga Solo, Jawa Tengah Masih Tak Takut Konsumsi Kelelawar

Di Solo Raya, mengkonsumsi kelelawar dilakukan karena dipercaya bisa mengobati penyakit asma.

TRIBUNSOLO.COM/RYANTONO PUJI SANTOSO
Penjual kelelawar di Pasar Burung Depok, Manahan, Solo. 

TRIBUNPALU.COM - Mengonsumsi daging kelelawar diduga jadi penyebab pemicu virus Corona nan mematikan.

Tapi, masyarakat yang bias amengonsumsi kelelawar, rupanya belum merasa khawatir.

Setidaknya, di Solo, beberapa pengonsumsi daging kelelawar, masih tetap melakukan kebiasaan itu.

Di Solo Raya, mengkonsumsi kelelawar dilakukan karena dipercaya bisa mengobati penyakit asma.

Kepercayaan bahwa kelelawar (codot) bisa mengobati penyakit asma ini sudah sejak lama.

Bantah Kabar Virus Corona Berasal dari Kelelawar, Menkes Terawan: Tetap Waspada dan Hidup Sehat

Virus Corona Wuhan Diduga Telah Menginfeksi 100.000 Orang di Dunia

Pedagang Kelelawar Pasar Depok Solo Haerulah (48) mengatakan, pihaknya sudah lama berdagang kelelawar sejak lima tahun yang lalu.

"Selama ini yang cari ke saya mereka buat obat asma," papar Haerulah, Senin (27/1/2020).

Menurut dia, orang di Solo hanya terpaksa mengkonsumsi untuk pengobatan alternatif.

Konsumsinya juga tidak dimasak seperti Sop.

Haerulah mengatakan, selama memelihara dilakukan dengan hati - hati dan menjaga kebersihan.

Halaman
12
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved