Breaking News:

Terkini Nasional

KPK Ungkap Imam Nahrawi Gunakan Dana Korupsi untuk Buka Puasa,Bangun Rumah, hingga Nonton F1

KPK membeberkan kemana saja aliran dana korupsi yang menjerat Menpora Imam Nahrawi.

Instagram @nahrawi_imam
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia Imam Nahrawi 

TRIBUNPALU.COM - Korupsi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mulai terbuka.

KPK membeberkan kemana aliran dana korupsi yang menjerat Menpora Imam Nahrawi.

Imam Nahrawi dan asistennya disebut menerima gratifikasi Rp 8 miliar lebih. 

Gratifikasi ini kemudian digunakan dalam berbagai hal dan bentuk.Termasuk buka puasa bersama hingga nonton F1. 

Jubir KPK Ungkap Alasan Penahanan Mantan Menpora Imam Nahrawi

Kesal Dinasehati, Pria di Kota Palu Tega Cekik Leher Ibu Kandungnya Sambil Ucapkan Kata-kata Kasar

Asisten pribadi mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi, Miftahul Ulum, bersama Imam disebut menerima gratifikasi dengan total sekitar Rp 8,648 miliar dari sejumlah pihak.

Jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pun membeberkan sejumlah rincian penggunaan gratifikasi tersebut oleh Ulum dan Imam.

Mulai dari pembayaran desain rumah hingga pembayaran pembelian pakaian untuk Imam.

"Sejumlah Rp 2 miliar sebagai pembayaran jasa desain Konsultan Arsitek Kantor Budipradono Architecs dari Lina Nurhasanah (mantan Bendahara Pengeluaran Pembantu Program Indonesia Emas Kemenpora) yang bersumber dari uang anggaran Satlak Prima," kata jaksa KPK Titto Jaelani di Pengadilan Tipikor Jakarta, Kamis (30/1/2020).

Satlak Prima merupakan singkatan dari anggaran Satuan Pelaksana Program Indonesia Emas.

Menurut jaksa, saat itu pihak konsultan mempresentasikan rencana pembuatan desain rumah milik Imam di wilayah Cipayung, yang selanjutnya disetujui oleh istrinya, Shohibah Rohmah.

Halaman
1234
Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved