Palu Hari Ini

Terduga Pencuri Smartphone di Kota Palu Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi

Seorang terduga pelaku pencurian smartphone di Kota Palu dihadiahi timah panas di betis sebelah kirinya.

Terduga Pencuri Smartphone di Kota Palu Dihadiahi Timah Panas Oleh Polisi
DOK HUMAS POLRES PALU
Terduga pelaku pencurian yang diamankan di Mapolsek Palu Timur, Jumat (31/1/2020) siang. 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Seorang terduga pelaku pencurian smartphone di Kota Palu dihadiahi timah panas di betis sebelah kirinya.

Selain terduga pelaku pencurian smartphone itu, polisi juga mengamankan seorang penadah yang juga rekan terduga pelaku pencurian.

Kedua terduga pelaku bernama KT (32) dan MA, ditangkap di bay walk citra land Kelurahan Tondo, Kecamatan Mantikulore.

Keduanya diketahui  bertempat tinggal di komplek BTN Lagarutu, Kelurahan Talise Valangguni, Kecamatan Mantikulore.

Mereka ditangkap atas laporan Hijriah dengan laporan polisi LP-B / 12 / I / 2020/ SPK II / SEK PALTIM/ RES-PALU Tanggal 30 Januari 2020.

Pria Parimo Ditangkap Polisi karena Lakukan Aksi Pencurian di Wilayah Polsek Palu Utara

2 Pria yang Ditembak Polisi karena Pencurian Ternyata Sudah Lakukan Aksinya Sebanyak 3 Kali di Palu

Sebanyak 181 Kasus Pencurian dan 146 Penyalahgunaan Narkoba Diadili di Pengadilan Negeri Palu

Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Palu AKBP H Moch Sholeh membenarkan penangkapan tersebut.

Di mana, berdasarkan laporan polisi itu Subnit Buser Polsek Palu Timur langsung melakukan penyelidikan.

Dari situ diperoleh informasi tentang keberadaan terduga pelaku, yang kemudian mengamankan KT dan MA di lokasi bay walk citra land Kelurahan Tondo.

"Kemudian 2 orang tersebut dibawa ke Mapolsek Palu Timur untuk dilakukan introgasi," jelas Kapolres Sholeh, Jumat (31/1/2020) siang.

Menurut hasil introgasi, keduanya mengakui bahwa benar telah melakukan pencurian di BTN Lagarutu CPI 1 blok M Kelurahan Talise Valangguni dan sejumlah tempat lainya di wilayah hukum Polres Palu.

Diketahui kata Kapolres Sholeh, KT merupakan residivis dalam kasus yang sama pada tahun 2015 silam.

Pada saat hendak dilakukan pengembangan dan penyitaan barang lainya yang sudah terjual, pelaku melakukan perlawanan dan ingin melarikan diri.

Sehingga dilakukan tindakan tegas dan terukur dengan menembak betis kaki.

"Yang mencuri KT, sedang MA bertindak menjual handphone, dan hasilnya dibagi dua," terangnya.

Adapun barang bukti yang berhasil disita dari keduanya adalah satu unit tablet, satu unit smartphone, kompor gas, dan satu unit motor matic. (TribunPalu.com/Muhakir Tamrin)

Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved