Breaking News:

Virus Corona

Pemerintah Cina Gunakan Drone untuk Tegur Warga yang Keluyuran di Tengah Mewabahnya Virus Corona

Bberapa kali warga yang kedapatan keluar tanpa penutup muka langsung ditegur via pengeras suara yang ada di drone

DJI Store
Ilustrasi penggunaan drone 

TRIBUNPALU.COM - Pemerintah China kini menggunakan drone untuk meningkatkan pengawasan dalam prosedur pencegahan virus corona.

Drone yang dilengkapi dengan pengeras suara itu menegur orang yang tak pakai masker.

Dalam unggahan media pemerintah Global Times, beberapa kali warga yang kedapatan keluar tanpa penutup muka langsung ditegur via pengeras suara.

"Ya, Bibi, ini drone yang berbicara kepada Anda. Seharusnya Anda tidak keluar tanpa masker," ujar operator seperti dilansir New York Post Sabtu (1/2/2020).

Dalam kejadian yang berlangsung di Inner Mongolia itu, otoritas China meminta si perempuan untuk pulang saja ke rumah.

"Jangan lupa mencuci tangan," pesannya.

Vanessa Angel Hamil, Hadiahkan Hasil Test Pack untuk Bibi Ardiansyah yang Sempat Kabur dari Rumah

Viral Video Seorang Ayah Menangis karena Tak Bisa Peluk Anaknya yang Terjangkit Virus Corona

"Anda lihat, kami terus meminta orang untuk tidak keluar dari rumah. Namun Anda tetap bersikeras. Kini drone akan mengawasi Anda," tegas petugas.

Dalam kejadian lain di Inner Mongolia, petugas nampak menegur seorang pria yang tetap bekerja dengan sepeda motor bak di tengah kepungan salju.

"Paman, kita sedang dalam masa yang tidak bersahabat. Kenapa Anda malah datang kemari dalam keadaan tidak mengenakan masker?" tanya operator.

Otoritas kemudian meminta orangtua itu untuk berdiam diri di rumah, dan menikmati makanan serta minuman hangat, baru bisa bekerja lagi beberapa hari kemudian.

"Jangan tertawa. Kini segeralah kembali ke motormu dan pulang secepatnya. Apa yang kau lihat? Cepat pulang!" tegas petugas.

Sebanyak 305 orang meninggal akibat virus corona, termasuk satu laporan kematian yang terjadi di luar China, tepatnya di Filipina.

Kemudian lebih dari 14.500 orang terinfeksi, menjadikan jumlah itu melampaui wabah Sindrom Pernapasan Akut Parah (SARS) yang terjadi pada 2002-2003 silam.

Berbagai fakta yang ada membuat Badan Kesehatan Dunia (WHO) mengumumkan status darurat, menyoroti kemungkinan virus itu menjangkau negara dengan sistem kesehatan rendah.

China diketahui menggunakan drone untuk mengawasi warganya sejak 2016. Biasanya untuk kasus seperti pelanggaran lalu lintas atau pekerjaan polisi lainnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Wabah Virus Corona, Otoritas China Tegur Orang yang Tak Pakai Masker lewat Drone"

Editor: Bobby Wiratama
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved