Gus Sholah Meninggal Dunia

Gus Sholah Meninggal Dunia, Ini Ucapan Belasungkawa dan Kenangan dari 6 Tokoh Politik

Kepergian Gus Sholah meninggalkan kenangan tersendiri bagi para tokoh politik, mulai dari Presiden RI Joko Widodo hingga Ketua MPR Ri Bambang Soesatyo

Surya/Ahmad Zaimul Haq
KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah) saat memberi tausiah pada pengajian di kediaman Khofifah Indar Parawansa, di Kota Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu. Gus Sholah berpulang pada Minggu (2/2/2020) malam di RS Harapan Kita, Jakarta, di usia 77 tahun. 

TRIBUNPALU.COM - Indonesia kehilangan salah satu tokoh besarnya.

Pengasuh Ponpes Tebuireng Jombang, KH Salahuddin Wahid (Gus Sholah), wafat di RS Jantung Harapan Kita Jakarta, Minggu (2/2/2020) pukul 20:55 WIB.

Adik kandung mantan Presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sekaligus tokoh Nahdlatul Ulama (NU) ini wafat pada usia 77 tahun.

Jenazah Gus Sholah akan dimakamkan pada Senin (3/2/2020) sore.

Kepergian Gus Sholah meninggalkan kenangan tersendiri bagi para tokoh politik, mulai dari Presiden RI Joko Widodo hingga Ketua MPR Ri Bambang Soesatyo.

Berikut TribunPalu.com merangkum ucapan belasungkawa dan tanggapan para tokoh politik terkait kepergian Gus Sholah dari Kompas.com.

1. Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB) Yusril Ihza Mahendra

Kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, saat ditemui di kantornya, Kasablanka Office Tower, Jakarta, Jumat (12/7/2019).
Kuasa hukum pasangan Joko Widodo-Maruf Amin, Yusril Ihza Mahendra, saat ditemui di kantornya, Kasablanka Office Tower, Jakarta, Jumat (12/7/2019). (KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO)

Ucapan belasungkawa atas kepergian Gus Sholah juga disampaikan oleh Ketua Umum PBB Yusril Ihza Mahendra.

"Kita sama-sama, mendoakan semoga Allah SWT mengampuni segala kekhilafan beliau, mengasihi beliau dan mengangkatnya ke derajat yang mulia," kata Yusril dalam keterangan tertulis, Senin (3/2/2020).

Menurut Yusril, Gus Sholah adalah sosok yang baik yang ia kenal.

Selain itu, sifat Gus Sholah membuat Yusril mengagumi tokoh besar NU ini.

Gus Sholah memiliki sifat yang penyabar, lapang dada, dan berpikir jernih dalam melihat segala sesuatu.

"Beliau adalah anak zaman. Lahir dari keluarga santri dan keluarga inti pendiri NU. Kuliah di ITB," kata Yusril.

"Beliau memahami alam pikiran tradisional umat Islam dan memahami dinamika pemikiran zaman modern. Karena itu, sikap beliau selalu moderat, akomodatif dan sangat menghormati tradisi," ujarnya.

Halaman
1234
  • Berita Populer
    Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved