Breaking News:

Kronologi Terbongkarnya Pelecehan Seksual di Rutan Perempuan Bandung, Si Korban Telefon Ibunya

Kronologi laporan ibu korban pelecehan seksual di Rutan Perempuan Bandung. Korban menelepon sambil menangis karena digerayangi pelaku di malam hari.

ctrfam.org
Kronologi laporan ibu korban pelecehan seksual di Rutan Perempuan Bandung. Korban menelepon sambil menangis karena digerayangi pelaku di malam hari. 

TRIBUNPALU.COM - Tembok-tembok penghalang dan jeruji yang rapat tak menghalangi orang dengan kelainan penyimpangan seksual melancarkan aksinya.

Sulitnya memenuhi kebutuhan biologis membuat para tahanan memilih jalan yang menyimpang dengan sesama tahanan.

Fenomena ini juga terjadi di Rumah Tahanan (Rutan) Kelas IIa, Bandung.

Rutan yang dibangun persis di sebelah timur Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin ini, menempati lahan seluas 11.830 meter persegi dan menelan dana Rp 25 miliar.

Dugaan Kasus Pelecehan Seksual di Garuda Indonesia, Sekarga Sebut Tetap Kritis dan Objektif

Rutan perempuan ini memiliki 16 kamar tahanan dengan kapasitas maksimal 224 tahanan dan baru beroperasi pada Oktober 2019.

Ini berarti satu kamar dihuni maksimal 14 tahanan yang diawasi oleh 48 petugas.

Tercatan per 3 Februari 2020, jumlah warga binaan di rutan ini baru 124 orang.

Meski belum mencapai kapasitas maksimal, tetapi potensi perilaku penyimpangan seksual masih bisa terjadi.

Sehingga kasus penyimpangan seksual di kamar penjara memang sudah menjadi rahasia umum.

Kronologi Pelecehan Seksual yang Dialami Mian Tiara, Blak-blakan Pelakunya Artis Senior

Aksi itu terbongkar saat seorang tahanan baru yang melaporkan perlakuan menyimpang seorang tahanan lama kepada petugas.

Halaman
123
Penulis: Isti Tri Prasetyo
Editor: Imam Saputro
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved