Palu Hari Ini

Komitmen Manulife pada Nasabah Korban Bencana di Sulawesi Tengah

Perusahaan Asuransi Manulife Indonesia tetap berjuang membantu nasabah yang terdampak bencana gempa Palu.

Komitmen Manulife pada Nasabah Korban Bencana di Sulawesi Tengah
DOK MANULIFE
Nasabah Manulife Sufiaty Sanrang (kedua dari kanan), seusai mendapatkan informasi tekait produk-produk klaim asuransi jiwa dan kesehatan, di Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (6/2/2020). 

TRIBUNPALU.COM, PALU -- Tragedi gempa bumi disusul tsunami dan likuifaksi pada 28 September 2018 memporak-porakkan sebagian daerah di Kota Palu dan sekitarnya.

Di tengah keterbatasan dan kesusahan yang diderita korban bencana 28 September 2018 saat itu, Perusahaan Asuransi Manulife Indonesia tetap berjuang membantu nasabah yang terdampak bencana.

Manajer Distrik Manulife Indonesia Palu Seprina Fifian Mangitung mengatakan, peristiwa gempa bumi 28 September 2018 itu merenggut nyawa dua agen perusahaan asuransi jiwa PT Manulife Indonesia yakni Reni Juaningsih dan M Rusli.

Saat kejadian bencana itu, kantor-kantor rusak, listrik padam, jaringan komunikasi terhambat, dan dokumen-dokumen porak poranda.

Setelah Setahun, Dana Hibah untuk Korban Gempa Palu Senilai Rp1,9 Triliun Akhirnya Cair

Jelang Peringatan Satu Tahun Bencana Gempa Palu, Forum Sudut Pandang Gelar Event Merayakan Memorama

Ternyata kata Fifian, pihak kantor pusat Manulife Indonesia di Jakarta bertindak cepat, mereka mengirim pasokan bantuan, termasuk memberikan informasi-informasi penting untuk penanganan bantuan terhadap nasabah.

“Kami semua, staf kantor dan agen-agen yang ada tetap bekerja mencari nasabah dan membantu
memberikan bantuan, termasuk kepada masyarakat,” ujar Fifian, saat dihubungi, Kamis (6/2/2020) siang.

Saat itu, seluruh agen mendapat bantuan, termasuk biaya untuk merenovasi rumah yang rusak akibat gempa.

Bahkan, ada beberapa agen yang mendapat dana hingga puluhan juta Rupiah untuk memperbaiki kendaraan mereka yang rusak saat terparkir di kantor Manulife di Palu.

Staf Kantor Manulife di Palu, Rosalina Hariyanti mengisahkan, kantor pusat di Jakarta meminta para staf dan agen terlebih dulu memprioritaskan keluarga dan nasabah.

“Inilah yang membuat kami semangat untuk bangkit, di tengah kesusahan, kami tetap berupaya membantu nasabah-nasabah,” tutur Lina.

Lalui Validasi Data, Penyintas Gempa Palu Selangkah Lagi Relokasi ke Huntap Tondo

Halaman
123
Penulis: Haqir Muhakir
Editor: Lita Andari Susanti
Sumber: Tribun Palu
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved